JAKARTAHYPE.COM - Hubungan antara Ruben Onsu dan mantan istrinya, Sarwendah, kembali menarik perhatian publik Indonesia seiring dengan isu baru yang mencuat. Isu ini berpusat pada keberatan Ruben terkait penampilan anak-anak mereka dalam konten media sosial Sarwendah yang melibatkan Giorgio Antonio.

Pihak Ruben Onsu melalui kuasa hukumnya, Minola Sebayang, secara resmi menyampaikan keberatan tersebut kepada publik. Keberatan ini muncul setelah beberapa waktu terakhir muncul spekulasi dari warganet mengenai kedekatan Sarwendah dengan kekasih barunya.

Spekulasi yang beredar luas di kalangan netizen menduga bahwa keberatan Ruben Onsu tersebut dipicu oleh rasa cemburu melihat kedekatan Sarwendah dengan pasangan barunya. Namun, anggapan ini segera dibantah tegas oleh tim kuasa hukum Ruben Onsu.

Keberatan ini disampaikan dalam sebuah konferensi pers daring yang diadakan pada hari Jumat, 12 Juni 2026. Dalam kesempatan tersebut, Minola Sebayang memberikan penjelasan mendalam mengenai posisi Ruben sebagai seorang ayah dalam masalah ini.

Minola Sebayang menegaskan bahwa inti permasalahan bukanlah masalah perasaan pribadi Ruben Onsu terhadap hubungan Sarwendah. Fokus utama keberatan kliennya adalah perlindungan dan kepentingan terbaik bagi anak-anak mereka yang terlibat dalam sorotan publik.

"Bukan karena Ruben cemburu, tapi ini karena ada anak-anak," ujar Minola Sebayang saat jumpa pers secara daring, Jumat (12/6/2026).

Minola Sebayang menjelaskan lebih lanjut bahwa kekhawatiran Ruben adalah mengenai lingkungan dan jenis aktivitas tempat anak-anak mereka ditempatkan. Sebagai ayah, Ruben memiliki pandangan tersendiri mengenai apa yang dianggapnya tepat untuk anak-anak mereka.

"Anak-anak itu adalah anak-anak Ruben yang dilibatkan dalam suatu lingkungan, satu kegiatan, satu aktivitas yang menurut pemikiran Ruben sebagai seorang ayah (tidak tepat)," ujar Minola Sebayang saat jumpa pers secara daring, Jumat (12/6/2026).

Dilansir dari berbagai sumber, pernyataan ini menggarisbawahi bahwa tindakan Ruben Onsu didasari oleh tanggung jawab paternalnya, bukan konflik personal dengan Sarwendah atau Giorgio Antonio. Pihak Ruben berharap isu ini dapat diselesaikan dengan mempertimbangkan kesejahteraan psikologis anak-anak.