JAKARTAHYPE.COM - Seekor harimau putih yang menjadi daya tarik utama Semarang Zoo dilaporkan telah mati. Peristiwa ini terjadi beberapa waktu lalu dan baru diungkapkan oleh pihak Pemerintah Kota Semarang.
Kabar duka ini disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Semarang, Handi Priyanto. Ia menjelaskan bahwa kematian satwa langka tersebut bukanlah peristiwa yang baru saja terjadi, melainkan sudah berlangsung sejak bulan Maret lalu.
"Kejadian sudah Maret yang lalu itu," ungkap Handi Priyanto, merujuk pada waktu kematian harimau putih tersebut.
Sebelum dinyatakan meninggal, harimau putih tersebut sempat menjalani proses pemindahan. Ia dibawa menuju Ragunan Zoo di Medan dan dilaporkan dalam kondisi yang baik saat tiba di lokasi baru.
Namun, kondisi tersebut tidak bertahan lama. Pihak Semarang Zoo dan Pemerintah Kota Semarang telah menjalin kesepakatan kerja sama yang sesuai dengan prosedur administrasi yang berlaku.
"Sudah ada perjanjian kerja sama sesuai urutan administrasi," jelas Handi Priyanto mengenai landasan pemindahan harimau tersebut.
Alasan utama yang diduga menjadi penyebab kematian satwa ikonik ini diungkapkan oleh Sekda Kota Semarang. Ia menduga adanya masalah genetik akibat perkembangbiakan yang tidak ideal di dalam penangkaran.
"Alasan internal harimau kita sudah banyak hasil dari kawin sedarah," kata Handi Priyanto.
Dugaan kawin sedarah atau inbreeding ini menjadi sorotan penting dalam analisis penyebab kematian harimau putih tersebut. Hal ini menunjukkan adanya tantangan dalam pengelolaan populasi satwa di penangkaran untuk menjaga kesehatan genetik.