JAKARTA, JakartaHype.com – Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta akan meluncurkan layanan call center derek gratis mulai 9 Agustus 2026. Inisiatif ini bertujuan untuk mengatasi kemacetan panjang yang kerap terjadi akibat truk mogok di jalan.

Kepala Dishub DKI Jakarta, Budi Awaludin, menyampaikan hal tersebut dalam rapat kerja bersama Komisi B DPRD DKI Jakarta. Ia menjelaskan bahwa pihaknya telah berdiskusi dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengenai penyebab kemacetan parah di Jalan Cakung-Cilincing.

"Salah satu yang menyebabkan kemacetan itu adalah karena adanya truk dengan tonase yang besar yang mogok," ujar Budi di ruang rapat Komisi B, Selasa (28/7/2026).

Menyikapi persoalan tersebut, Dishub DKI Jakarta akan menyediakan layanan call center khusus untuk penderekan gratis. "Kami akan memiliki call center terkait penderekan gratis. Namun baru diluncurkan pada tanggal 9 Agustus," tutur Budi. Layanan ini diharapkan dapat mempercepat proses evakuasi truk yang bermasalah.

Meskipun demikian, Budi mengakui adanya kendala dalam operasional layanan ini. Saat ini, Dishub DKI Jakarta hanya memiliki satu armada mobil derek dengan kapasitas 40 ton yang ditempatkan di Jakarta Utara. Padahal, rute truk bertonase besar juga melintasi wilayah Jakarta Timur dan Jakarta Barat.

"Yang menjadi kendala adalah, pihak kami saat ini hanya memiliki satu armada mobil derek yang ditempatkan di Jakarta Utara. Sedangkan lintasan untuk truk tonase besar ini ada di Timur dan juga di Barat," jelasnya.

Oleh karena itu, Budi mengusulkan adanya penambahan armada derek. Tujuannya agar layanan yang diberikan di lapangan dapat bekerja secara maksimal dan lebih luas menjangkau area yang membutuhkan. "Agar call center kami juga bisa membantu masyarakat dengan maksimal tentunya ya memang sangat perlu untuk tonase-tonase yang memang di atas 40," tandasnya.