JAKARTAHYPE.COM - Vokalis grup band Kotak, Tantri Syalindri, baru-baru ini menyampaikan kabar mengejutkan mengenai dirinya yang diduga menjadi korban tindak penipuan. Kejadian ini menimbulkan rasa kecewa mendalam, terutama karena pelaku penipuan tersebut diduga adalah orang yang dikenalnya baik.
Peristiwa ini melibatkan dugaan penipuan investasi yang dikelola oleh seorang perempuan bernama Poppy Nupita. Tantri Syalindri bukan satu-satunya korban dalam kasus ini, melainkan bagian dari sekelompok orang yang juga mengalami kerugian serupa.
Total kerugian yang dialami oleh seluruh korban dalam skema investasi ini diperkirakan mencapai angka fantastis, yaitu lebih dari Rp 10 miliar. Angka tersebut merupakan akumulasi dari kerugian yang diderita oleh setiap individu yang terlibat.
Tantri Syalindri menjelaskan kronologi singkat mengenai bagaimana ia dan korban lain terjerat dalam kasus ini. Ia memaparkan bahwa dirinya terlibat dalam skema investasi yang dianggap cukup besar dan menjanjikan keuntungan signifikan.
"Kalau secara kronologi, saya diduga ditipu sama teman saya sendiri. Ini kayak dalam bentuk satu investasi yang cukup lumayan besar, korbannya juga salah satunya saya," ujar Tantri Syalindri.
Ia menambahkan mengenai estimasi total kerugian yang baru saja ia dapatkan informasinya dari para korban lainnya. Hal ini menunjukkan skala kerugian yang cukup masif dalam dugaan penipuan tersebut.
"Menurut keyakinan saya dan para korban kalau ditotal diduga... baru saya dapat update kemungkinan sampai lebih dari Rp 10 miliar," kata Tantri dilansir dari Selebrita Heits, Kamis (25/6/2026).
Vokalis band ternama tersebut mengungkapkan bahwa perkenalannya dengan terduga pelaku, Poppy Nupita, sudah terjalin cukup lama. Kedekatan inilah yang diduga menjadi dasar kepercayaan korban untuk berinvestasi.
Kekecewaan yang dirasakan Tantri diperparah oleh fakta bahwa ia dikhianati oleh seseorang yang selama ini ia anggap sebagai teman dekat. Situasi ini tentunya menimbulkan trauma tersendiri bagi sang penyanyi.