JAKARTAHYPE.COM - Vancouver telah sukses menyelenggarakan tujuh pertandingan dalam rangka Piala Dunia 2026. Kini, fokus beralih dari keseruan turnamen menuju strategi untuk mengonversi euforia tersebut menjadi keuntungan ekonomi berkelanjutan bagi kota.
Destination Vancouver, melalui Presiden dan CEO-nya, Royce Chwin, menekankan pentingnya momen bersejarah dalam membentuk identitas sebuah kota. Ia melihat Piala Dunia 2026 sebagai kesempatan emas untuk memperkenalkan Vancouver kepada audiens global yang lebih luas.
"Kota-kota besar sering dikenang lewat momen penting dalam sejarahnya," ujar Chwin, menyoroti bagaimana ajang internasional dapat meninggalkan jejak abadi.
Menurut Chwin, gelaran besar sebelumnya telah membuktikan kemampuan Vancouver dalam menarik perhatian dunia. Expo 86 menjadi titik awal pengenalan Vancouver secara global.
"Expo 86 memperkenalkan Vancouver kepada dunia," jelas Chwin, menggarisbawahi peran penting pameran internasional tersebut.
Selanjutnya, Olimpiade Musim Dingin 2010 dan Piala Dunia Wanita 2015 semakin memperkuat reputasi Vancouver di kancah internasional. Kedua acara ini menjadi bukti kapasitas kota dalam menjadi tuan rumah acara berskala besar.
"Olimpiade Musim Dingin 2010 dan Piala Dunia Wanita 2015 memperkuat posisi kami di panggung global," kata Chwin, menegaskan dampak positif dari penyelenggaraan olahraga bereputasi.
Kini, Piala Dunia 2026 diharapkan dapat membawa dampak yang serupa, bahkan lebih besar, dengan menjangkau generasi baru calon wisatawan.
"Piala Dunia 2026 memperkenalkan Vancouver kepada generasi baru calon wisatawan di seluruh dunia," ungkap Chwin, optimis terhadap potensi perluasan jangkauan pariwisata.