JAKARTAHYPE.COM - Pantai Blue Lagoon di Desa Padangbai, Kecamatan Manggis, Karangasem, Bali, tetap menjadi magnet bagi para wisatawan, baik lokal maupun mancanegara. Destinasi wisata yang terkenal dengan keindahan bawah lautnya ini terus ramai dikunjungi, mengabaikan insiden yang sempat viral mengenai pengusiran pengunjung lokal oleh pemilik warung.

Peristiwa yang sempat menjadi sorotan publik ini tidak serta-merta mengurangi daya tarik Pantai Blue Lagoon. Pengunjung terlihat antusias menikmati pesona alam dan aktivitas yang ditawarkan di lokasi tersebut.

Kadek Suriati, yang berprofesi sebagai penyedia peralatan untuk aktivitas diving dan snorkeling di Pantai Blue Lagoon, mengonfirmasi tingginya kunjungan. Ia menjelaskan bahwa keramaian pengunjung biasanya meningkat pesat saat akhir pekan tiba.

"Tiap hari lumayan ramai yang datang untuk snorkeling dan diving, sekitar 50-100 orang dalam sehari," ujar Kadek Suriati, Minggu (12/7/2026).

Jumlah pengunjung tersebut, menurut Kadek Suriati, bahkan dapat melonjak lebih tinggi pada hari-hari tertentu, menunjukkan popularitas pantai ini yang terus terjaga.

Wisatawan domestik maupun mancanegara sama-sama memadati pantai ini. Mereka datang untuk menikmati keindahan bawah laut yang menjadi ciri khas utama Pantai Blue Lagoon.

Aktivitas snorkeling dan diving menjadi daya tarik utama bagi para pengunjung. Keindahan terumbu karang dan biota lautnya menawarkan pengalaman tak terlupakan.

Meskipun sempat muncul pemberitaan mengenai insiden pengusiran turis lokal oleh pemilik warung, hal tersebut tampaknya tidak menyurutkan semangat wisatawan untuk berkunjung. Pantai ini tetap menjadi pilihan utama bagi pencari keindahan alam bawah laut di Bali.

Secara keseluruhan, Pantai Blue Lagoon membuktikan ketahanannya sebagai destinasi wisata unggulan. Pengunjung terus berdatangan, menikmati pesona alamnya tanpa terpengaruh isu yang sempat beredar.