JAKARTAHYPE.COM - Sebuah insiden tragis mengguncang ketenangan Ibu Kota Suriah, Damaskus, menyusul ledakan bom yang terjadi di sebuah kafe setempat. Peristiwa mengerikan ini telah mengakibatkan peningkatan jumlah korban jiwa yang signifikan.
Korban tewas akibat ledakan bom di kafe di Damaskus tersebut kini telah bertambah menjadi sepuluh orang. Angka ini menunjukkan betapa seriusnya dampak dari serangan yang terjadi di jantung kota tersebut.
Kementerian Kesehatan Suriah menjadi sumber resmi yang mengumumkan pembaruan jumlah korban jiwa dan luka-luka. Informasi ini dirilis pada hari Sabtu, 4 Juli 2026, memberikan gambaran terkini mengenai situasi pasca-ledakan.
Menurut data yang disampaikan oleh otoritas kesehatan, selain korban tewas, tercatat pula sebanyak 21 orang lainnya mengalami luka-luka akibat ledakan tersebut. Jumlah korban luka ini menambah beban kemanusiaan dari peristiwa tersebut.
Lokasi kejadian menjadi sorotan utama, karena serangan bom itu terjadi di area yang sangat strategis dan penting bagi pemerintahan. Tepatnya, ledakan mengguncang kawasan dekat Istana Kehakiman di Damaskus.
Istana Kehakiman sendiri merupakan sebuah gedung pemerintahan yang vital bagi administrasi kota dan negara. Keberadaan ledakan di dekatnya memicu kepanikan meluas di area yang biasanya ramai oleh aktivitas warga.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada kelompok atau pihak manapun yang secara resmi mengajukan klaim tanggung jawab atas aksi pengeboman yang mematikan ini. Motif di balik serangan masih menjadi misteri.
Dilansir AFP, Kementerian Kesehatan Suriah melaporkan bahwa total korban tewas telah mencapai angka sepuluh orang, sementara 21 orang lainnya mengalami cedera. Kementerian Kesehatan Suriah menyampaikan pembaruan data tersebut pada Sabtu (4/7/2026).
Kawasan sekitar Istana Kehakiman di Damaskus, yang merupakan area padat aktivitas pemerintahan dan warga, sempat dilanda kepanikan massal setelah ledakan itu terjadi. Kejadian ini menunjukkan kerentanan keamanan di area publik penting tersebut.