JAKARTAHYPE.COM - Lauk kering menjadi alternatif solusi yang sangat berguna bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu dalam menyiapkan hidangan sehari-hari. Sajian yang awet ini memungkinkan persiapan makanan dilakukan dalam porsi besar namun bisa dinikmati dalam jangka waktu panjang.
Ketersediaan stok lauk kering yang tahan lama ini sering dijadikan andalan karena efisiensi waktu memasak yang ditawarkan. Ketika disiapkan dalam jumlah banyak, lauk kering ini diklaim mampu bertahan lama, bahkan hingga beberapa bulan ke depan.
Beberapa contoh lauk kering yang direkomendasikan untuk dijadikan stok antara lain adalah kering tempe, kentang mustofa yang garing, atau sambal teri yang renyah. Hidangan-hidangan ini sangat cocok dinikmati bersama nasi hangat untuk menambah selera makan.
Selain untuk konsumsi di rumah, lauk kering semacam ini juga dinilai sangat praktis untuk disiapkan sebagai bekal saat hendak berangkat ke kantor. Kepraktisan ini menjadi nilai tambah utama bagi para pekerja yang sibuk.
Salah satu menu yang patut dipertimbangkan untuk stok rumahan adalah tempe orek kering, di mana tempe digoreng hingga mencapai tekstur yang sangat renyah. Tempe ini kemudian dibumbui dengan kombinasi rasa pedas dan manis yang sederhana.
Kentang mustofa, atau yang dikenal juga sebagai kering kentang, merupakan lauk kering lain yang populer, dibuat dari kentang berukuran kecil yang diiris tipis memanjang seperti korek api, meskipun variasi bentuk bulat juga banyak ditemui sesuai preferensi.
Dilansir dari sumber asli, resep kentang mustofa memerlukan bahan seperti 2 kg kentang, 2 liter minyak sayur, daun salam, daun jeruk, serai, ebi yang telah disangrai kering, gula pasir, air jeruk nipis, dan air, serta bumbu halus yang mencakup bawang merah, bawang putih, aneka cabai, dan garam.
Proses pembuatannya dimulai dengan mengupas dan mengiris tipis kentang, yang kemudian direndam dalam air dingin selama satu jam, bahkan bisa ditambahkan air kapur sirih untuk kekrispian maksimal. Kentang yang sudah ditiriskan harus dikeringkan kembali menggunakan tisu dapur sebelum digoreng bertahap hingga kuning keemasan dan garing.
Setelah kentang digoreng, minyak sisa digunakan untuk menumis bumbu halus bersama ebi, daun salam, daun jeruk, dan serai hingga matang dan harum. Selanjutnya, gula, air jeruk nipis, dan air dimasukkan, dimasak hingga mengental, sebelum kentang goreng dimasukkan dan diaduk cepat hingga bumbu merata sempurna.