JAKARTAHYPE.COM - Naniek Sudaryati Deyang mengonfirmasi keputusannya untuk mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Keputusan ini diambil setelah melalui pertimbangan matang terkait posisinya dalam program prioritas nasional.
Meskipun tidak lagi memegang tampuk kepemimpinan di BGN, Naniek menyatakan kesiapannya untuk tetap berkontribusi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto memiliki rencana untuk membentuk sebuah dewan pengawas program tersebut.
"Presiden menyetujui (pengunduran diri), namun saya diminta tetap ikut mengawasi BGN," demikian terungkap dari pernyataan Naniek. Hal ini menandakan adanya kepercayaan dari pihak kepresidenan terhadap kapasitasnya.
Lebih lanjut, Naniek memaparkan potensi perannya dalam struktur baru tersebut. Ia menyebutkan bahwa dirinya kemungkinan besar akan diminta untuk memimpin dewan pengawas yang akan dibentuk.
"Kemungkinan Presiden akan membentuk dewan pengawas di mana saya disuruh menjadi ketua dewan pengawasnya," ungkapnya. Posisi ini akan memungkinkannya untuk tetap memberikan arahan strategis bagi program MBG.
Naniek juga menegaskan kembali komitmennya terhadap program MBG, yang telah ia jalani selama bertahun-tahun. Ia menekankan bahwa program ini bukan sekadar agenda politik semata, melainkan sebuah upaya serius untuk intervensi gizi anak.
"Empat belas tahun ikut beliau, saya tahu persis program MBG bukan untuk tujuan politis seperti yang dituduhkan orang," ujarnya. Pengalaman panjangnya memberikan perspektif mendalam mengenai tujuan mulia program ini.
Ia menambahkan bahwa tujuan utama MBG adalah untuk memastikan tumbuh kembang anak Indonesia yang optimal. Intervensi gizi ini diharapkan dapat menghasilkan generasi emas bangsa yang sehat dan berkualitas.
"Tapi sebagai program untuk benar-benar intervensi gizi anak-anak agar tumbuh menjadi generasi emas dan juga untuk menjaga kesehatan mereka," jelas Naniek. Penekanannya pada kesehatan jangka panjang anak-anak sangat kuat.