JAKARTAHYPE.COM - Banyak orang mendambakan kulit cerah dan putih, mendorong munculnya beragam tren kecantikan di media sosial. Salah satu metode yang kembali mencuri perhatian adalah penggunaan campuran pasta gigi dan air perasan lemon sebagai masker pemutih wajah.

Klaim bahwa cara ini murah, alami, dan bebas efek samping membuat banyak orang tertarik mencobanya. Namun, efektivitas dan keamanan praktik ini dipertanyakan oleh para ahli kesehatan kulit.

Warna kulit manusia secara fundamental ditentukan oleh genetika. Komponen utama yang berperan adalah enzim tirosinase yang memproduksi melanin, pigmen penentu gelap terangnya kulit.

Jumlah dan jenis melanin yang dimiliki individu merupakan warisan genetik. Paparan sinar matahari juga dapat memicu produksi melanin lebih banyak, menyebabkan kulit menggelap atau terbakar.

Para ahli dermatologi menegaskan bahwa tidak ada bukti ilmiah yang mendukung klaim bahwa campuran pasta gigi dan lemon dapat memutihkan kulit secara permanen. Sebaliknya, kedua bahan ini justru berpotensi menimbulkan masalah pada kulit.

Dr. Sonali Kohli, seorang Konsultan Dermatologi di Sir HN Reliance Foundation Hospital, menjelaskan bahaya penggunaan air lemon langsung pada kulit. "Mengoleskan air lemon langsung ke wajah dapat mengubah pH kulit sehingga membuatnya lebih rentan mengalami reaksi ketika terkena sinar matahari," ujar beliau.

Kondisi ini, menurut Dr. Sonali, dapat memicu phytophotodermatitis, sebuah reaksi kulit yang terjadi akibat kombinasi zat tertentu dari buah atau tanaman dengan paparan sinar UV. "Gejalanya dapat berupa kemerahan, rasa perih, lepuh, hingga meninggalkan noda kehitaman," jelasnya.

Oleh karena itu, Dr. Sonali menyarankan, "Untuk menjaga kesehatan kulit, sebaiknya hindari penggunaan lemon secara langsung pada wajah. Pilih serum vitamin C yang diformulasikan khusus agar tetap lembut di kulit dan memberikan manfaat tanpa menimbulkan efek berbahaya."

Selain lemon, pasta gigi juga tidak direkomendasikan untuk digunakan sebagai produk perawatan kulit wajah. Meskipun beberapa pasta gigi mengandung bahan pemutih gigi, kandungannya tidak dirancang untuk diaplikasikan pada kulit.