JAKARTAHYPE.COM - Kemenangan dramatis tim nasional Spanyol dalam ajang Piala Dunia 2026, yang diraih melalui babak perpanjangan waktu melawan Argentina, membawa kebahagiaan luar biasa bagi banyak pihak, termasuk bintang muda Lamine Yamal. Namun, di balik euforia tersebut, sang kekasih, Ines Garcia, justru mengalami pengalaman pahit yang membuatnya tertekan.
Ines Garcia, seorang influencer yang menjalin hubungan dengan pesepak bola belia itu sejak awal tahun 2026, mengungkapkan bahwa dirinya dibanjiri ribuan komentar negatif dan kebencian di berbagai platform media sosial. Hal ini terjadi setelah ia ikut merayakan momen bersejarah kemenangan Spanyol tersebut.
Perasaan sedih dan tertekan tak dapat dihindari oleh Ines. Melalui unggahan di akun media sosialnya, wanita berusia 21 tahun tersebut menceritakan betapa beratnya dampak dari serangan siber yang terus-menerus ia terima. Ia mengaku sampai menangis akibat perlakuan tersebut.
"Aku tidak pernah menyangka membagikan sesuatu yang sesederhana ini akan berujung seperti sekarang. Aku sudah menghabiskan berjam-jam membaca komentar. Meski berusaha kuat, aku tetap manusia," ujar Ines Garcia.
Situasi ini bermula ketika Ines mengunggah foto bersama Lamine Yamal di tengah suasana perayaan kemenangan Spanyol sebagai juara dunia. Ia menyertai foto tersebut dengan ucapan, "Kamu berhasil. Selamat sayang, kamu juara dunia."
Unggahan yang seharusnya menjadi momen berbagi kebahagiaan itu justru berubah menjadi sumber serangan bagi Ines. Lamine Yamal sendiri sempat membalas unggahan kekasihnya dengan ungkapan singkat, "Aku mencintaimu, sayang."
Ines Garcia menegaskan bahwa dirinya tidak menolak kritik, asalkan disampaikan dengan cara yang sopan dan konstruktif. Ia merasa ada perbedaan mendasar antara kritik yang membangun dan cacian yang bersifat menghina.
"Aku paham tidak semua orang harus menyukaiku. Aku juga mengerti kritik jika disampaikan dengan hormat. Tapi ada perbedaan besar antara menyampaikan pendapat dan sengaja menghina, merendahkan, atau mendoakan hal buruk kepada seseorang yang bahkan tidak kalian kenal," ungkap Ines Garcia.
Ia menambahkan bahwa dirinya hanya berusaha menjalani kehidupan pribadinya dengan baik tanpa mengganggu orang lain. Ines mengingatkan para pengguna internet untuk selalu berpikir sebelum berkomentar, mengingat bahwa setiap akun media sosial mewakili seorang individu.