JAKARTAHYPE.COM - Jakarta – Banyak wanita merasakan kelelahan kronis meskipun telah memastikan tidur yang cukup dan berkualitas. Fenomena ini seringkali tidak disadari berasal dari pola makan yang kurang tepat, terutama mengingat fluktuasi hormon yang dialami wanita.
Laporan Sleep Report 2026 di Inggris menyoroti bahwa lebih dari separuh wanita memulai hari dengan rasa lelah. Hal ini menunjukkan adanya isu yang lebih luas terkait energi tubuh wanita.
Menurut ahli gizi Cara Shaw, pola diet memiliki pengaruh signifikan terhadap kualitas tidur dan tingkat energi seseorang. Ia mengidentifikasi enam kebiasaan makan yang perlu dihindari untuk menjaga vitalitas.
"Rasa lelah yang berlangsung terus-menerus sering kali berkaitan dengan asupan makanan yang tidak mencukupi atau jeda makan yang terlalu panjang," jelas Cara Shaw.
Ia menambahkan, "Melewatkan sarapan, menunda makan siang demi menyelesaikan pekerjaan, atau hanya mengandalkan kopi hingga sore hari dapat mengganggu kestabilan gula darah dan menurunkan energi."
Untuk sarapan, Cara merekomendasikan menu kaya nutrisi seperti telur dan roti gandum dengan alpukat, oatmeal, muesli, atau Greek yoghurt. Kualitas sarapan yang baik sangat penting untuk memulai hari.
"Protein sangat penting untuk menjaga energi tetap stabil, membantu produksi neurotransmiter, serta memperbaiki jaringan otot," ujar Cara Shaw.
Ia menjelaskan bahwa menu yang didominasi karbohidrat tanpa protein dapat menyebabkan lonjakan energi singkat yang diikuti penurunan drastis. "Usahakan setiap kali makan selalu ada sumber protein agar energi lebih stabil sepanjang hari," katanya.
Zat besi memegang peranan krusial dalam pembentukan energi dan transportasi oksigen ke seluruh tubuh. Kebutuhan zat besi wanita cenderung lebih tinggi karena siklus menstruasi, kehamilan, dan masa pubertas.