JAKARTAHYPE.COM - Seorang penata rias pengantin (MUA) di Depok memilih jalur tak biasa untuk menagih utang jasanya yang belum dibayar oleh kliennya selama bertahun-tahun. Kejadian ini bermula dari unggahan video di Instagram yang secara terang-terangan menyindir pengantin bernama Anisa yang berasal dari daerah Cilodong.

MUA yang mengelola akun @husnamakeup29 tersebut merasa kecewa karena sisa pembayaran jasa riasnya tak kunjung dilunasi. Dalam unggahan tersebut, ia menyisipkan kalimat sindiran yang menusuk mengenai kondisi kliennya.

"Buat pengantinku Anisa Cilodong yang bertahun-tahun gak bayar, apa kabar?" tulis MUA tersebut dalam keterangan postingan Instagram-nya, memicu reaksi publik luas.

Unggahan yang menunjukkan ekspresi geram dan getir dari MUA ini sontak menarik perhatian warganet yang mayoritas mengecam tindakan pengantin yang dianggap tidak bertanggung jawab. Video curhatan tersebut telah ditonton ratusan ribu kali dan menuai banyak komentar dari pengguna media sosial.

Warganet menunjukkan rasa penasaran mereka mengenai kronologi lengkap kasus penunggakan pembayaran jasa pernikahan ini. Salah satu akun berkomentar, "Kronologi? kok bisaaa 😫," menunjukkan keheranan atas situasi yang terjadi.

Menanggapi rasa penasaran publik, pemilik akun MUA tersebut menjelaskan alasannya memilih menagih melalui media sosial. "Aku sadar aku SUANGAT MAMPU untuk memviralkan, tp mungkin sisi baiknya dari uang 4 juta yg gak dia bayar ada rezeki lain yg lebih besar yg sedang menantiku, dan kabar baiknya mungkin aja hidupnya Anisa yg berantakan," balasnya di kolom komentar.

Pemilik MUA yang bernama Mayang Sari (35 tahun) mengonfirmasi kepada media bahwa peristiwa ini terjadi pada pernikahan kliennya di Cilodong pada 29 Oktober 2022. "Pengantin yang nikah 29 Oktober 2022, sisa pelunasan Rp 4 juta tapi enggak dibayar," ungkap Mayang kepada Wolipop, Selasa (17/6/2026).

Mayang Sari menjelaskan bahwa berdasarkan prosedur bisnisnya, pelunasan biaya rias seharusnya sudah diselesaikan paling lambat sehari setelah acara pernikahan. Kecurigaan muncul ketika klien tersebut tiba-tiba memutus jalur komunikasi. "Biasanya pelunasan itu H+1, paling telat jam 12 siang. Aku WA dan telepon, ternyata sudah diblok," lanjut Mayang.

Ketika Mayang berusaha menagih secara langsung di lokasi acara di Cilodong, ia mendapati bahwa lokasi tersebut adalah rumah nenek pengantin yang enggan terlibat dalam masalah tersebut. Pihak keluarga Anisa terkesan lepas tangan dan tidak memberikan informasi yang jelas mengenai keberadaan Anisa yang dikabarkan telah pindah ke Citayam bersama suaminya.