JAKARTAHYPE.COM - Sebuah insiden pencurian di Bandara Internasional Changi Singapura baru-baru ini berhasil diungkap setelah seorang turis kembali mengunjungi negara kota tersebut. Pelaku yang merupakan warga negara Australia ini terbukti melakukan tindakan kriminal di salah satu toko di terminal bandara.
Peristiwa ini bermula ketika seorang perempuan berusia 21 tahun asal Australia memasuki sebuah toko yang berlokasi di area Terminal 1 Bandara Changi. Saat itu, ia terekam oleh sistem keamanan bandara sedang melakukan aksi pencurian.
Barang yang berhasil dicuri adalah sekotak parfum mewah. Insiden ini kemudian dilaporkan oleh pihak toko kepada petugas keamanan bandara, memicu dimulainya investigasi lebih lanjut.
Penjaga toko melaporkan adanya kehilangan satu kotak parfum dari rak pajangan. Nilai dari barang yang dicuri tersebut diperkirakan mencapai S$ 312,8, yang setara dengan sekitar Rp 4,3 juta.
Kejadian pencurian ini sendiri tercatat terjadi pada tanggal 11 Juni, sekitar pukul 23.30 waktu setempat. Pihak berwenang segera menindaklanjuti laporan tersebut dengan melakukan penelusuran.
Rekaman kamera sirkuit tertutup (CCTV) yang terpasang di area toko menjadi bukti kunci dalam investigasi ini. Rekaman tersebut dengan jelas menunjukkan aktivitas pelaku.
Tampak dalam rekaman CCTV, perempuan muda tersebut dengan sengaja mengambil barang dari rak pajangan. Setelah itu, ia meninggalkan toko tanpa melakukan pembayaran sepeser pun.
Kasus ini baru terungkap sepenuhnya ketika pelaku kembali menginjakkan kaki di Singapura. Sekitar sebulan setelah kejadian pencurian, turis Australia tersebut ditangkap oleh pihak berwenang bandara.
"Seorang turis perempuan asal Australia ditangkap dan diadili di Singapura setelah terbukti mencuri di Bandara Changi," demikian informasi yang disampaikan. Ia ditangkap setelah kembali ke Singapura sebulan kemudian.