JAKARTAHYPE.COM - Bagi para penggemar serial televisi, drama China dengan latar belakang kerajaan tampaknya terus mendominasi daftar tontonan favorit. Genre ini senantiasa menawarkan kombinasi memikat antara romansa, perebutan kekuasaan yang menegangkan, hingga intrik politik yang kompleks.

Saat ini, tren drama kerajaan modern semakin berkembang dengan menghadirkan narasi yang lebih segar. Karakter perempuan kini seringkali digambarkan memiliki kekuatan dan agensi yang kuat, berpadu dengan konflik emosional yang dalam serta kualitas sinematografi yang memanjakan mata.

Adaptasi dari novel "Wo Hua Kai Hou Bai Hua Sha", drama "Blossoms of Power" menjadi salah satu tontonan terbaru yang mencuri perhatian. Drama ini mempertemukan kembali Meng Ziyi dan He Yu dalam peran utama yang sarat dengan konspirasi kerajaan dan benih-benih romansa.

Cerita "Blossoms of Power" berpusat pada Gu Qingzhi, seorang penyintas pembantaian keluarganya yang menyamar sebagai Shen Xihe. Ia berencana membalas dendam dengan mendekati Putra Mahkota Xiao Huayong, yang di balik kelemahannya menyimpan kecerdasan tajam dalam menghadapi intrik istana.

Drama ini, yang tayang sejak 9 Juli di WeTV, terdiri dari 36 episode dan mengeksplorasi bagaimana kedua tokoh utama bekerja sama menghadapi perebutan takhta sekaligus menemukan cinta di tengah badai politik.

"Pursuit of Jade", yang dibintangi Zhang Linghe dan Tian Xi Wei, juga berhasil memikat hati penonton sepanjang tahun 2026. Serial ini mencatat lebih dari 140 juta penayangan sejak debutnya pada Maret lalu.

Kisah "Pursuit of Jade" mengikuti perjalanan Changyu Fan, seorang gadis dari keluarga sederhana yang terpaksa menjalani pernikahan kontrak dengan bangsawan Zheng Xie. Hubungan yang awalnya transaksional ini perlahan berkembang menjadi cinta yang tulus.

Menawarkan tema kesempatan kedua, drama romantis berlatar sejarah ini menampilkan Chu Zhao, diperankan oleh Chen Duling. Ia kembali hidup dengan ingatan masa lalu setelah menjadi korban perebutan kekuasaan, bertekad mengubah nasibnya.

Dalam perjalanannya, Chu Zhao bekerja sama dengan Xie Yan Lai, putra bangsawan yang diperankan Zhou Yiran. Bersama-sama, mereka menghadapi konflik politik yang semakin rumit demi masa depan kerajaan.