JAKARTAHYPE.COM - Sebuah istilah baru, "carb face" atau wajah karbohidrat, tengah menjadi perbincangan hangat di berbagai platform media sosial, terutama yang berasal dari Tiongkok. Istilah ini merujuk pada anggapan bahwa asupan karbohidrat berlebih dapat memengaruhi estetika wajah seseorang secara negatif.

Tren ini dipicu oleh sejumlah kreator konten yang aktif membagikan pandangan mereka mengenai dampak konsumsi makanan tinggi karbohidrat. Mereka mengklaim bahwa sering mengonsumsi nasi, mi, atau roti kukus dapat menyebabkan wajah terlihat lebih bengkak.

Selain pembengkakan, para kreator konten tersebut juga mengaitkan konsumsi karbohidrat tinggi dengan masalah kulit lainnya. Beberapa efek yang sering disebutkan termasuk kulit menjadi tampak kusam dan munculnya masalah jerawat pada wajah.

Lebih lanjut, mereka berpendapat bahwa pola makan tinggi karbohidrat dapat membuat garis rahang (jawline) seseorang menjadi kurang tegas. Hal ini menjadi salah satu poin utama yang mendorong banyak orang untuk mempertimbangkan pengurangan asupan karbohidrat.

Sebagai bukti pendukung klaim mereka, beberapa pengguna media sosial bahkan menampilkan perbandingan visual. Mereka mengunggah foto diri mereka sebelum dan sesudah menerapkan pengurangan signifikan dalam konsumsi karbohidrat harian.

Para individu yang mengikuti pola makan rendah karbohidrat tersebut mengklaim mengalami perubahan positif pada penampilan wajah mereka. Mereka menyatakan bahwa bentuk wajah mereka menjadi lebih tirus dan garis rahang tampak lebih tegas setelah diet.

Akibat dari popularitas tren ini, makanan pokok yang selama ini menjadi santapan utama masyarakat mulai mendapatkan stigma negatif. Nasi, mi, dan roti kukus kini dikaitkan dengan penampilan yang dianggap kurang menarik oleh sebagian kalangan.

Bahkan, makanan-makanan tersebut mulai dinilai sebagai indikator kurangnya kedisiplinan seseorang dalam menjaga pola makan dan penampilan fisik. Hal ini menunjukkan pergeseran persepsi publik yang signifikan terkait nutrisi dasar.

Dikutip dari berbagai unggahan di media sosial, ada narasi yang menyebutkan bahwa "terlalu sering mengonsumsi makanan berkarbohidrat seperti nasi, mi, atau roti kukus dapat membuat wajah tampak lebih bengkak, kulit kusam, berjerawat, hingga garis rahang terlihat kurang tegas" ujar salah satu kreator konten.