JAKARTAHYPE.COM - Selama perhelatan akbar Piala Dunia 2026 yang digelar di Kanada, sebuah alat pembuat suara sederhana kini menjadi suvenir paling dicari para pendukung sepak bola di Toronto. Alat ini dikenal dengan nama 'Canadian Clapper' dan memiliki ciri khas warna merah menyerupai daun maple khas negara tersebut.

Fenomena ini terjadi karena 'Canadian Clapper' dibagikan secara gratis kepada para penonton yang hadir di stadion maupun area festival penggemar. Meskipun merupakan barang promosi, statusnya yang tidak dijual bebas menjadikannya komoditas langka dan sangat diminati oleh suporter tim nasional Kanada, yang dijuluki Les Rouges.

Suvenir berbentuk daun maple tersebut memiliki dimensi ukuran sekitar 10 kali 18 sentimeter. Pembagian massal alat ini dilakukan di BMO Field, salah satu lokasi pertandingan utama, serta di FIFA Fan Festival yang menjadi pusat keramaian sebelum laga-laga fase grup timnas Kanada berlangsung.

Fakta menarik mengenai suvenir ini terungkap dari pihak penyelenggara, yang menekankan aspek keberlanjutan dalam pembuatannya. "Canadian Clapper dibuat dari bahan daur ulang," ujar Sharon Bollenbach, Direktur Eksekutif Piala Dunia 2026 Toronto.

Lebih lanjut, distribusi suvenir ini dilakukan secara bertahap oleh pihak penyelenggara. Awalnya, FIFA membagikan alat ini kepada penonton yang menyaksikan pertandingan perdana Kanada pada tanggal 12 Juni lalu.

Setelah pertandingan pembuka tersebut, ribuan unit 'Canadian Clapper' kemudian disumbangkan lebih lanjut ke FIFA Fan Festival. Tujuannya adalah agar lebih banyak penonton dapat memilikinya pada laga-laga selanjutnya yang diselenggarakan di Toronto.

Informasi mengenai popularitas suvenir ini dan detail distribusinya disampaikan kepada publik pada Sabtu (27/6/2026). Hal ini memberikan gambaran mengenai upaya promosi yang dilakukan panitia lokal untuk meningkatkan atmosfer pertandingan.

Dilansir dari AP, popularitas suvenir gratis ini menunjukkan bagaimana benda sederhana yang dikaitkan dengan identitas tuan rumah dapat menciptakan permintaan tinggi di tengah euforia turnamen olahraga internasional.

Disclaimer: Artikel ini ditulis ulang secara otomatis oleh AI berdasarkan sumber Referensi: Travel.detik. Kami menggunakan teknologi AI untuk menyajikan informasi ini kembali.