JAKARTAHYPE.COM - Pasar saham Amerika Serikat mengalami pekan yang berat dengan mayoritas indeks utama ditutup melemah pada hari Jumat, 18 Juli 2026. Penurunan ini sebagian besar dipicu oleh aksi jual yang tajam di sektor semikonduktor, yang sempat menekan indeks-indeks utama ke level terendah.

Dow Jones Industrial Average (^DJI) tercatat kehilangan sekitar 0,7% nilainya pada penutupan perdagangan Jumat. Sementara itu, S&P 500 (^GSPC) mengalami pelemahan lebih dalam, yaitu 1%.

Indeks Nasdaq Composite (^IXIC) menjadi yang paling tertekan, merosot 1,4% pada hari Jumat. Penurunan ini terjadi setelah sehari penuh aksi jual di Wall Street dan dirilisnya model kecerdasan buatan (AI) baru yang diklaim sebagai yang paling kuat di dunia.

Secara mingguan, kerugian semakin terlihat jelas. S&P 500 tercatat turun lebih dari 1,5% sepanjang pekan, sementara Nasdaq Composite mengalami pelemahan yang lebih signifikan, yaitu 2,9%.

Dow Jones Industrial Average juga tidak luput dari sentimen negatif, dengan kehilangan hampir 1% nilainya dalam lima sesi perdagangan terakhir.

Sektor saham chip menjadi sorotan utama yang menekan sentimen pasar pada hari Jumat. PHLX Semiconductor Index (^SOX), yang melacak kinerja perusahaan-perusahaan semikonduktor, bahkan sempat memasuki zona bear market. Namun, sektor ini berhasil bangkit dari titik terendahnya pada sesi tersebut berkat aksi beli dari investor yang memanfaatkan penurunan harga.

Rally di pasar saham yang didorong oleh sektor teknologi sejak awal Maret kini menghadapi ujian berat. Pengeluaran besar-besaran perusahaan untuk pengembangan kecerdasan buatan mulai menimbulkan keraguan terhadap optimisme yang ada sebelumnya.

Kekhawatiran terkait persaingan AI semakin menguat pada hari Jumat ketika startup AI asal Tiongkok, Moonshot, meluncurkan Kimi K3. Model AI ini diklaim sebagai yang terbesar di dunia, dan berpotensi menyaingi model Fable dari Anthropic.

Di sisi lain, saham Netflix (NFLX) mengalami penurunan tajam sebesar 7% setelah perkiraan pendapatan kuartal ketiga perusahaan tidak memenuhi ekspektasi pasar. Raksasa streaming ini diketahui tengah berjuang dalam lanskap hiburan yang dinamis dan kompetitif.