JAKARTAHYPE.COM - Pesta sepak bola dunia resmi dibuka di SoFi Stadium, Los Angeles, dengan pertandingan perdana Grup D antara tuan rumah Amerika Serikat (USMNT) melawan Paraguay pada tanggal yang belum disebutkan secara spesifik dalam sumber, namun merupakan bagian dari perhelatan Piala Dunia 2026. Pertandingan ini menjadi momen bersejarah bagi tim Amerika Serikat sebagai salah satu tuan rumah yang memulai kiprah mereka di hadapan pendukung sendiri.
Pertandingan tersebut memperlihatkan performa ofensif yang cemerlang dari Tim USA di bawah arahan pelatih Mauricio Pochettino, sementara pertahanan Paraguay tampak mudah ditembus. Hasil akhirnya adalah kemenangan telak 4-1 bagi tuan rumah, sebuah awal yang sangat positif untuk menjaga momentum kepercayaan diri.
Folarin Balogun menjadi bintang lapangan dengan kontribusi dua golnya, yang turut mengukuhkan dominasi Amerika Serikat di babak pertama. Kehadiran Balogun di lini depan terbukti menjadi ancaman konstan bagi barisan pertahanan lawan sepanjang laga pembukaan tersebut.
Selain Balogun, Gio Reyna juga mencatatkan namanya di papan skor pada menit akhir pertandingan, sekaligus menyamai pencapaian historis sang ayah, Claudio Reyna. Dilansir dari artikel tersebut, Claudio Reyna sebelumnya telah mengoleksi 8 gol sepanjang kariernya bersama Tim Nasional Amerika Serikat dan ambil bagian dalam empat edisi Piala Dunia.
Gol penutup dari Gio Reyna pada menit akhir pertandingan itu menjadi penentu kemenangan besar dan semakin memupus harapan Paraguay untuk bangkit. Gol tersebut sekaligus menjadi penutup penampilan impresif Amerika Serikat di Los Angeles, seperti yang disorot dalam berita tersebut.
Mengenai kondisi pemain, Pelatih Mauricio Pochettino memberikan pembaruan mengenai Christian Pulisic yang ditarik keluar lapangan. "Kami tidak ingin mengambil risiko karena cedera di betis. Kami berharap ini tidak serius dan dia siap menghadapi Australia," ujar Pochettino dalam konferensi pers pasca pertandingan.
Dengan kemenangan meyakinkan ini, fokus Amerika Serikat kini beralih ke laga penting berikutnya melawan Australia, yang dijadwalkan akan melakoni debut mereka keesokan harinya melawan Turki. Sementara itu, Paraguay harus segera bangkit dan berjuang keras meraih poin saat berhadapan dengan 'Bintang Baru' (kemungkinan merujuk pada lawan berikutnya) jika ingin menjaga asa lolos ke fase selanjutnya.
Pelatih Pochettino juga tidak lupa memberikan pujian setinggi langit kepada para pendukung yang memadati stadion malam itu. "Para penonton sungguh luar biasa. Inilah yang kami harapkan. Ketika Anda berbicara tentang Amerika Serikat, tentang semangat itu, hari ini mereka luar biasa dan sekarang mereka sadar bahwa sepak bola di Amerika Serikat itu BESAR," kata Mauricio Pochettino dalam konferensi pers.
Statistik pertandingan menunjukkan dominasi penuh Amerika Serikat, terutama dalam penguasaan bola dan jumlah tembakan ke arah gawang Paraguay. Data tersebut mencerminkan betapa seringnya tuan rumah berhasil menembus area pertahanan lawan selama 90 menit permainan.