JAKARTAHYPE.COM - Rafael Leão akhirnya buka suara mengenai keputusannya bergabung dengan AC Milan, mengungkap bahwa tawaran dari Inter Milan sempat ia tolak mentah-mentah. Keputusan krusial ini terjadi sebelum intervensi personal dari legenda klub, Paolo Maldini.
Pernyataan ini disampaikan Leão saat menjadi bintang tamu di podcast populer Brasil, Podpah, yang kemudian dilansir oleh SempreMilan melalui MilanNews. Wawancara yang direkam di São Paulo ini membahas berbagai aspek karier sang winger, termasuk keputusannya di awal karier, kesuksesan Scudetto musim 2021-22, hingga pandangannya tentang masa depan di klub.
Mengenai tawaran dari Inter Milan, Leão memberikan jawaban yang lugas. Ia mengaku telah menyampaikan kepada agennya bahwa dirinya tidak memiliki minat untuk bergabung dengan klub rival sekota tersebut, meskipun saat itu Inter menawarkan kesempatan bermain di Liga Champions.
Selang beberapa hari setelah penolakan terhadap Inter, AC Milan mulai menjalin komunikasi. Puncak dari upaya Milan adalah panggilan telepon langsung dari Paolo Maldini melalui FaceTime yang terbukti sangat meyakinkan.
"Maldini memberi tahu saya bahwa Milan melihat masa depan yang besar pada diri saya, dan saya siap untuk datang keesokan harinya," ujar Rafael Leão, menegaskan betapa kuatnya pengaruh panggilan tersebut. Ia menambahkan bahwa menolak tawaran dari Maldini saat itu bukanlah sebuah pilihan yang mungkin baginya.
Terkait ekspektasi gol, Leão menunjukkan kesadaran diri yang tinggi. Ia mengenang musim pertamanya di Milan dengan raihan sekitar enam hingga delapan gol, serta mengakui bahwa standar modern yang ditetapkan oleh Erling Haaland dan Kylian Mbappé yang mampu mencetak 60 gol dalam semusim telah mengubah persepsi publik tentang kontribusi seorang penyerang.
"Sepuluh gol masih merupakan kontribusi yang serius, terlepas dari bagaimana angka tersebut dibaca jika dibandingkan dengan striker elit," tegas Leão, membandingkan pencapaiannya dengan para penyerang kelas dunia.
Mengenai masa depannya di AC Milan, Leão mengonfirmasi bahwa ia telah berdiskusi dengan pihak klub mengenai kemungkinan mencari pengalaman baru di tempat lain. Ia menyatakan akan melaporkan diri untuk pramusim pada tanggal 29 dan akan memberikan yang terbaik selama berada di klub.
Namun, Leão tidak menutup kemungkinan adanya ambisi di luar Milan. Ia menyebutkan ketertarikan dari klub Turki, dengan Fenerbahçe kini memimpin di depan Galatasaray, meskipun ia juga sempat bercanda, setengah serius, tentang ketertarikannya pada Corinthians karena kedekatan emosional setelah berlatih di fasilitas mereka.