JAKARTAHYPE.COM - Kelelahan seringkali mendorong banyak orang mencari jalan pintas untuk mendapatkan energi instan, salah satunya dengan mengandalkan konsumsi kopi dalam jumlah banyak. Namun, upaya ini ternyata menyimpan risiko yang perlu diwaspadai oleh masyarakat luas.
Dokter spesialis gizi klinik, Diana Felicia Suganda, secara tegas mengimbau masyarakat untuk tidak mengonsumsi kopi secara berlebihan ketika kondisi tubuh sedang mengalami kelelahan. Peringatan ini disampaikan mengingat kandungan kafein dalam kopi memiliki potensi mempercepat proses dehidrasi pada tubuh yang sedang rentan.
Dilansir dari Media Indonesia pada Selasa (19/5), Diana menjelaskan bahwa sifat diuretik yang melekat pada kopi dapat memberikan efek rangsangan pada ginjal. Hal ini menyebabkan produksi urine meningkat secara signifikan, yang pada akhirnya turut membuang natrium dan cairan elektrolit penting keluar dari tubuh.
Keanu Reeves Blak-blakan Soal Hubungan 7 Tahun dengan Alexandra Grant: "Dia Mudah Dicintai"
Cairan dan elektrolit seperti natrium, kalium, kalsium, dan magnesium sangat vital bagi tubuh yang sedang dalam kondisi lelah. Zat-zat ini berperan penting dalam menjaga fokus serta memastikan fungsi otot dan sistem saraf berjalan optimal.
"Justru kalau (minum) kopi ya bikin kita akan merasa ada stimulan sesaat ya (saat lelah itu)," ujar Diana Felicia Suganda mengenai efek awal yang dirasakan setelah minum kopi ketika badan sedang penat.
Sebagai solusi alternatif untuk memulihkan energi dan mengatasi rasa lelah, Diana menyarankan agar masyarakat, khususnya yang memiliki aktivitas fisik tinggi seperti berolahraga, memilih asupan cairan yang mengandung elektrolit. Cairan jenis ini dinilai berperan vital dalam menstabilkan tekanan darah sekaligus mendukung kinerja jantung.
Konsumsi kopi sesekali sebenarnya tidak dilarang sepenuhnya asalkan kebutuhan cairan harian tubuh tetap terpenuhi dengan baik. Keseimbangan hidrasi adalah kunci utama dalam memanfaatkan kopi tanpa menimbulkan dampak negatif.
"Jadi memang kalau memang butuh kopi sebagai pre-workout silakan. Tapi pastikan, tadi, rehidrasilah dengan cairan. Cairan cukup, elektrolit juga cukup," tambah Diana, menekankan pentingnya mengimbangi kafein dengan hidrasi yang memadai.
Perlu diingat bahwa kebutuhan cairan setiap individu berbeda-beda dan harus disesuaikan secara spesifik berdasarkan berat badan masing-masing orang. Hal ini mengingat komposisi tubuh manusia didominasi oleh cairan, berkisar antara 60 hingga 65 persen dari total berat badan.