JAKARTAHYPE.COM - Tragedi mengejutkan menimpa dua wisatawan asing di Nusa Tenggara Timur (NTT) setelah mereka dilaporkan meninggal dunia saat berwisata alam. Peristiwa nahas ini terjadi di kawasan Air Terjun Cunca Wulang, yang terletak di Kabupaten Manggarai Barat.

Korban yang meninggal dunia adalah pasangan suami istri yang berasal dari negara Austria. Identitas mereka diketahui bernama Jurgen Perjul (55 tahun) dan Astrid Perjul (57 tahun), yang tengah menikmati liburan di destinasi wisata tersebut.

Kabar mengenai insiden ini telah dikonfirmasi oleh pihak kepolisian setempat. Investigasi awal mengarah pada kondisi infrastruktur yang menjadi lokasi jatuhnya kedua korban.

Menurut keterangan resmi pihak berwenang, kedua wisatawan tersebut terjatuh setelah jembatan gantung yang mereka lalui tiba-tiba ambruk. Ketinggian jembatan tersebut diperkirakan mencapai sekitar 20 meter dari permukaan tanah di bawahnya.

Penyebab utama insiden tragis ini diungkapkan oleh pihak kepolisian setelah melakukan pemeriksaan awal di lokasi kejadian. Kondisi jembatan gantung tersebut ternyata sudah mengalami kerusakan signifikan dan membahayakan pengguna.

"Jembatan yang ambruk itu ternyata sudah rusak parah, mulai dari kayu penyangga yang lapuk hingga jaringan pengaman yang hilang hampir seluruhnya," ungkap pihak kepolisian setempat.

Kerusakan struktural ini mencakup elemen vital jembatan, seperti kayu penyangga yang kondisinya sudah sangat lapuk termakan usia dan cuaca. Selain itu, elemen keselamatan seperti jaringan pengaman juga dilaporkan telah hilang secara mayoritas.

Insiden ini menjadi perhatian serius mengenai pengawasan dan pemeliharaan fasilitas wisata alam, khususnya infrastruktur yang rentan terhadap faktor usia dan lingkungan. Pihak berwenang kini tengah mendalami sejauh mana pengawasan rutin terhadap jembatan tersebut dilakukan sebelumnya.

Dikutip dari sumber berita mengenai perkembangan kasus ini, dua wisatawan Austria tersebut meninggal dunia di lokasi kejadian setelah terjatuh dari ketinggian tersebut. Proses evakuasi dilaporkan dilakukan segera setelah insiden terjadi.