JAKARTAHYPE.COM - Perhatian publik media sosial baru-baru ini tertuju pada konten kreator Ari Kurniawan yang dikenal sebagai Reizuka Ari. Sorotan tajam muncul setelah ia mempublikasikan aksinya mengonsumsi sejumlah suplemen secara bersamaan, bahkan dicampur dengan produk kolagen.

Aksi promosi yang tersebar luas di internet ini memicu reaksi dari warganet yang menilai bahwa praktik tersebut memberikan contoh yang kurang baik mengenai tata cara konsumsi suplemen yang aman. Kritik tersebut menjadi pemicu munculnya kembali pembahasan mengenai aspek lain dari karier sang kreator.

Di tengah kontroversi mengenai suplemen tersebut, sebuah potongan wawancara lawas Reizuka Ari kembali beredar luas di berbagai platform digital. Dilansir dari Suara, diskusi publik kini beralih pada pengakuan mengejutkan Ari mengenai pendapatan yang ia raup dari aktivitas affiliate marketing.

Dalam salah satu cuplikan dari sesi podcast yang kini menjadi viral, Reizuka Ari mengungkapkan bahwa ia mampu mengumpulkan pemasukan bulanan yang mencapai angka fantastis dari profesinya sebagai affiliate produk di media sosial.

Ia bahkan menyatakan secara spesifik mengenai potensi penghasilan tersebut dalam pernyataannya yang mengundang decak kagum publik. "Beneran, cuma nggak selalu sebulan dari affiliate Rp500 juta plek nggak. Karena bisa lebih. Nggak becanda. Bisa kurang. Kadang bisa kurang, kadang bisa lebih," ujar Reizuka Ari.

Pernyataan mengenai potensi penghasilan hingga setengah miliar rupiah dalam sebulan tersebut sontak mengejutkan banyak warganet, mengingat nominal komisi dari sistem affiliate yang biasanya merupakan persentase dari penjualan.

Reizuka Ari kemudian menjelaskan bahwa besaran penghasilan yang ia terima sangat bergantung pada dinamika pasar serta jenis produk yang ia pasarkan. Selain itu, persentase komisi yang ditawarkan oleh pemilik brand juga menjadi faktor penentu utama.

"Pernah Rp400 sekian, Rp300 sekian. Tergantung produk apa yang dijual dan berapa persen komisi yang dikasih brand owner ke gue tiap satu penjualan. Itu beda-beda," lanjut Reizuka Ari, menjelaskan variasi pendapatannya.

Menurut pengakuan kreator tersebut, penghasilan yang didapat dari ranah digital ini sifatnya sangat fluktuatif. Angka tersebut akan selalu berubah-ubah tergantung pada tren pasar, minat yang ditunjukkan oleh konsumen, hingga efektivitas strategi promosi yang ia terapkan.