JAKARTAHYPE.COM - Bunga matahari, yang selama ini dikenal karena keindahannya, ternyata menyimpan potensi besar bagi kesehatan kulit wajah. Banyak yang penasaran apakah minyak yang diekstrak dari bunga ini, atau yang dikenal sebagai sunflower oil, benar-benar mampu membantu mencegah munculnya keriput.
Potensi manfaat ini dibahas secara mendalam oleh Dokter anti aging Clarin Hayes. Pembahasan ini dilakukan saat acara peluncuran produk bertajuk Magic of Nature yang diselenggarakan di Main Atrium Gandaria City.
Momen tersebut terjadi pada hari Jumat, 8 Mei 2026, di mana Dokter Clarin memaparkan manfaat unggulan minyak bunga matahari untuk menjaga kesehatan kulit serta upaya pencegahan penuaan dini. Menurutnya, sunflower oil bukanlah sekadar minyak alami biasa yang sering digunakan.
Keanu Reeves Blak-blakan Soal Hubungan 7 Tahun dengan Alexandra Grant: "Dia Mudah Dicintai"
Ia menekankan bahwa kandungan antioksidan tinggi dalam minyak ini berperan vital dalam menjaga integritas skin barrier kulit. Fungsi tersebut membantu kulit tetap tampak sehat dan terlihat awet muda secara alami.
"Jadi kalau kita lihat, sunflower oil itu sendiri kandungan antioxidannya tinggi sekali ya. Salah satunya itu linoleic acid dan vitamin E," ujar Clarin Hayes saat ditemui di acara tersebut.
Antioksidan ini memiliki peran krusial dalam melindungi kulit dari serangan radikal bebas. Radikal bebas sendiri merupakan salah satu faktor utama yang menyebabkan kulit mengalami penuaan dini.
Lebih lanjut, Dokter Clarin menjelaskan bahwa selain melembapkan, minyak bunga matahari memiliki kemampuan signifikan untuk memperbaiki lapisan pelindung kulit. Lapisan pelindung ini dikenal sebagai skin barrier.
"Kalau kita lihat, linoleic acid itu sangat membantu untuk repair skin barrier kita," jelasnya lebih lanjut.
Kandungan linoleic acid ini memiliki kaitan erat dengan proses alami pembentukan ceramide dalam kulit. Ceramide merupakan komponen penting dalam menjaga kelembapan dan kekenyalan kulit.