JAKARTA, JakartaHype.com - Bogor sering jadi kota yang dijadikan destinasi wisata bagi banyak orang karena suasana yang sejuk, rindang dan banyak pilihan tempat wisata. Salah satu destinasi yang menarik perhatian adalah Istana Bogor yang dikenal dengan keberadaan rusa jenis axis-axis sebagai ikon utamanya. Meskipun hanya bisa menikmati keindahan Istana dari luar, namun pengunjung tetap bisa berinteraksi dengan rusa axis-axis atau rusa totol.
Menariknya, rusa totol ini kerap kali berdiri di dekat pagar Istana sehingga sering mendatangkan pengujung untuk sekedar berfoto atau melihatnya secara dekat. Melansir dari laman Sekretariat Negara, ternyata rusa di Istana Bogor terdapat sekitar lebih dari 800 ekor rusa.
Awalnya rusa totol ini pertama kali dibawa oleh Gubernur VOC Sir Thomas Stamford Raffless dari daerah perbatasan India dan Nepal pada tahun 1814. Adapun jumlah lebih dari 800 ekor tersebut karena rusa-rusa ini telah berkembang biak di halaman Istana dengan luas sekitar 28,4 hektar.
Seiring meningkatnya populasi rusa di Istana Bogor, sebagian di antaranya disalurkan ke berbagai penangkaran serta lembaga swasta dan pemerintah. Langkah ini dilakukan untuk menjaga keseimbangan populasi dan memastikan ketersediaan rumput sebagai pakan tetap terjaga.
Rusa jenis axis-axis yang menjadi ikon Istana Bogor ini memang terlihat jinak, namun sejatinya merupakan satwa liar. Oleh karena itu, pengunjung hanya dapat berinteraksi dari luar pagar demi menjaga keamanan. Rusa-rusa ini masih memiliki naluri alami dalam mendeteksi ancaman, meski sudah terbiasa dengan kehadiran manusia. Dulu, pengunjung biasanya dapat memberi makan berupa wortel yang dijual di sekitar kawasan istana. Namun kini Pemerintah Kota Bogor sudah menghimbau untuk tidak memberi makan rusa guna mencegah penyakit infeksi penyakit mulut dan kuku (PMK) terhadap rusa di istana.