JAKARTA, JakartaHype.com – Perusahaan kedirgantaraan milik Elon Musk, SpaceX, dilaporkan tengah mempercepat jadwal penawaran saham perdana (IPO) dan menargetkan untuk tercatat di bursa saham Nasdaq pada 12 Juni mendatang.

Menurut laporan yang mengutip sumber Reuters pada Minggu (17/5/2026), SpaceX tengah mendorong pengumuman rencana go public secepatnya pada Rabu depan. Langkah ini akan diikuti dengan roadshow IPO untuk menarik lebih banyak investor, yang dijadwalkan dimulai pada 4 Juni, dan penjualan saham diperkirakan akan dilakukan sedini mungkin pada 11 Juni.

Langkah ini menandai percepatan dari rencana sebelumnya. Awal tahun ini, SpaceX dilaporkan telah mengambil langkah awal untuk melantai di bursa dengan mengajukan dokumen IPO, dengan perkiraan peluncuran pada akhir Juni atau awal Juli.

Bahkan sebelum pengetatan jadwal ini, kabar mengenai IPO SpaceX telah memicu spekulasi besar. Perusahaan ini dilaporkan berupaya mengumpulkan dana hingga $75 miliar dalam penawaran tersebut, yang akan menetapkan valuasi perusahaan mencapai $1,75 triliun. Selain itu, BlackRock dilaporkan sedang mempertimbangkan investasi besar antara $5 miliar hingga $10 miliar untuk IPO SpaceX.

Valuasi yang sangat tinggi ini didukung oleh ekspansi ruang lingkup dan tujuan ambisius perusahaan di bawah kepemimpinan Musk. Pada Januari, SpaceX mengajukan permohonan untuk meluncurkan satu juta satelit guna menciptakan "pusat data orbital." Sebulan kemudian, Musk mengumumkan pergeseran prioritas utama SpaceX dari kolonisasi Mars menjadi pembangunan kota di Bulan.

Perlu dicatat juga bahwa SpaceX baru-baru ini mengakuisisi xAI, perusahaan kecerdasan buatan milik Musk lainnya, yang juga dapat menjadi faktor yang mendukung valuasi perusahaan yang sangat tinggi ini.