Jakarta, JakartaHype.com - Kitab suci Al-Qur'an tidak hanya berfungsi sebagai pedoman spiritual bagi umat Islam, tetapi juga menyimpan referensi mendalam mengenai alam semesta, termasuk klasifikasi nutrisi. Sejumlah buah yang disebutkan dalam ayat-ayat suci ribuan tahun lalu, kini secara medis diakui sebagai superfood karena kandungan gizinya yang luar biasa.
Melansir data dari The Healthy Muslims, terdapat setidaknya enam buah ikonik yang memiliki korelasi kuat antara penyebutan dalam wahyu dengan temuan laboratorium modern. Berikut adalah ulasannya:
1. Kurma: Primadona Nutrisi dari Jazirah Arab
Sebagai buah yang paling sering disebut (sekitar 22 kali), kurma menduduki posisi istimewa. Dalam Surat Al-Mu'minun ayat 19, kurma disebut sebagai hasil tumbuhan dari air yang membawa keberkahan.
Secara klinis, kurma adalah sumber serat dan antioksidan masif. Tiga senyawa utama di dalamnya—flavonoid, karotenoid, dan asam fenolat—terbukti mampu mendukung kesehatan otak serta mencegah berbagai penyakit degeneratif.
2. Delima: Rahasia Kolagen dan Zat Besi
Disebutkan dalam Surah Ar-Rahman ayat 68 sebagai buah penghuni surga, delima bukan sekadar simbol keindahan. Buah ini merupakan "pembangkit tenaga" vitamin C yang krusial bagi pembentukan kolagen. Perannya sangat vital dalam menjaga elastisitas kulit, kesehatan tulang, serta membantu penyerapan zat besi secara optimal dalam darah.
3. Zaitun: Lemak Esensial dari Gunung Sinai
Zaitun mendapatkan atensi khusus dalam Surat Al-Mu'minun ayat 20, yang menyinggung pohon di Gunung Sinai sebagai penyedia minyak dan bumbu. Ahli gizi modern sepakat bahwa zaitun adalah salah satu sumber lemak terbaik. Kandungan asam lemak esensial dan polifenolnya berperan aktif dalam melindungi fungsi jantung dan sistem saraf pusat.