JAKARTAHYPE.COM - Bagi seorang figur publik, penampilan prima seringkali menjadi modal utama dalam menunjang karier di industri hiburan tanah air. Oleh karena itu, berbagai upaya dilakukan untuk memastikan mereka selalu tampil menarik saat berada di depan kamera.

Siapa sangka, aktris Michelle Ziudith juga menghadapi tantangan pribadi terkait penampilan fisiknya, khususnya kondisi susunan giginya. Ia telah mendedikasikan waktu selama kurang lebih tiga tahun untuk berjuang memperbaiki masalah pada giginya.

Perjuangan tersebut membawanya mencoba berbagai klinik berbeda, termasuk menjalani perawatan Invisalign selama periode yang cukup panjang tersebut. Meskipun telah berupaya keras, Michelle merasa hasil yang didapatkan belum sepenuhnya sesuai dengan ekspektasi idealnya.

Ia mengungkapkan bahwa hasil dari perawatan sebelumnya, yang juga melibatkan beberapa kali penyempurnaan atau refinement, belum memberikan kepuasan maksimal. "Dulu aku sudah pernah Invisalign dan beberapa kali refinement, tapi hasilnya belum benar-benar sesuai dengan yang aku harapkan," ujar Michelle Ziudith.

Permasalahan utama yang dialami Michelle ternyata meliputi ketidakseimbangan pada gigitan serta pergeseran posisi garis tengah giginya. Kondisi ini tidak hanya memengaruhi estetika senyumannya, tetapi juga berpotensi menimbulkan dampak jangka panjang pada fungsi kunyah dan kenyamanan rahang.

Keberuntungan bagi Michelle karena ia kemudian dipertemukan dengan drg. Indriani Kusno, DiplClinDent (Orth), MSc Orth (UK), seorang Invisalign Specialist di Dokgi Dental Clinic. Dokter Indri kemudian menjelaskan bahwa keberhasilan perawatan canggih seperti Invisalign sangat bergantung pada kualitas perencanaan digital yang disusun oleh dokter.

"Teknologi seperti Invisalign adalah alat yang sangat powerful, tetapi hasil akhirnya sangat ditentukan oleh treatment planning dari dokter. Dengan perencanaan yang matang, setiap pergerakan gigi dapat dirancang lebih terkontrol dan prediktif," jelas drg. Indri.

Di klinik tersebut, Michelle menemukan keunggulan berupa penggunaan teknologi iTero Lumina, sebuah intraoral scanner canggih yang menjadikan klinik itu sebagai Invisalign Diamond Provider pertama di Indonesia yang memilikinya. Teknologi mutakhir ini memungkinkan pemetaan kondisi gigi dilakukan secara instan dan memiliki tingkat akurasi yang tinggi.

Berkat kombinasi antara perencanaan detail dokter dan teknologi pemindaian yang superior ini, Michelle Ziudith akhirnya menyatakan kepuasannya terhadap hasil akhir perawatan giginya. Ia menyadari pentingnya perkembangan teknologi dalam berbagai aspek, termasuk dunia kedokteran gigi modern.