JAKARTAHYPE.COM - Lupakan sejenak hard disk atau memori internal ponsel pintar yang selama ini kita kenal untuk menyimpan berbagai file digital. Kini, para peneliti di Tiongkok telah menghadirkan metode penyimpanan data yang jauh lebih radikal dan unik, yaitu menggunakan materi genetik dasar kehidupan, DNA.
Inovasi ini diberi nama DNA Cassette Tape, di mana data digital dienkapsulasi dan disimpan dalam untaian DNA yang terikat pada strip plastik sepanjang 100 meter. Kapasitas penyimpanan yang dihasilkan dari pita sepanjang ini diklaim setara dengan menyimpan sekitar 3 miliar lagu.
Secara komparatif, teknologi ini menunjukkan lompatan signifikan dalam kepadatan data. Para peneliti memperkirakan bahwa pita DNA sepanjang 1 kilometer saja mampu menampung data sebesar 362 ribu terabyte.
Angka tersebut setara dengan menyimpan sekitar 60 miliar foto, jauh melampaui batas penyimpanan perangkat konsumen umum saat ini. Mayoritas laptop hanya mampu menyimpan antara 0,5 hingga 2 TB, sementara ponsel pintar berkisar pada 125 GB atau 256 GB.
"DNA berpotensi menjadi media penyimpanan informasi generasi berikutnya karena kepadatan penyimpanan yang tinggi," ujar para penulis dalam penelitian mereka, dilansir dari Live Science, Rabu (1/4/2026).
Tim peneliti juga menekankan efisiensi pemanfaatan ruang fisik dari metode penyimpanan ini. "Konfigurasi gulungan pita DNA memaksimalkan pemanfaatan ruang material, membuat profitabiltas DNA memperluas area yang ada dan kapasitas penyimpanan dengan meningkatkan panjangnya," imbuh tim peneliti.
Selain kapasitasnya yang masif, penyimpanan berbasis DNA menawarkan keunggulan daya tahan yang luar biasa untuk jangka waktu yang sangat panjang. Untaian DNA ini dilindungi secara cermat dalam kerangka organik logam MOF yang menyediakan lapisan pelindung ekstra.
Pita penyimpanan data DNA ini diprediksi mampu bertahan lebih dari 345 tahun pada suhu ruangan biasa. Bahkan, jika disimpan pada suhu 0 derajat Celsius, ketahanannya bisa mencapai 20 ribu tahun, menunjukkan potensi konservasi data jangka panjang.
Untuk memudahkan identifikasi dan pengambilan data, setiap segmen pita penyimpanan akan dicetak dengan kode batang spesifik. Kode ini berfungsi sebagai penanda yang mengindikasikan file digital mana yang tersimpan di lokasi tersebut.