JAKARTAHYPE.COM - Perkembangan signifikan dalam strategi perangkat premium Apple terlihat dari pengembangan sistem kamera iris mekanis yang akan disematkan pada model iPhone 18 Pro Max mendatang. Informasi ini muncul berdasarkan bocoran data rantai pasok pada bulan April dan berbagai laporan industri terkini yang beredar.
Inovasi ini akan memberikan pengguna kontrol optik yang jauh lebih presisi dibandingkan model sebelumnya, yang selama ini mengandalkan aperture tetap. Hal ini dikonfirmasi oleh dimulainya produksi komponen aktuator khusus yang diperlukan untuk menggerakkan bilah aperture fisik tersebut oleh pemasok komponen, Sunny Optical.
Sistem mekanis baru ini memungkinkan iPhone 18 Pro Max memiliki rentang kontrol optik yang luas, yaitu antara f/1.6 hingga f/22, jauh berbeda dari aperture tetap f/1.78 yang ada pada iterasi terdahulu. Tujuan utama dari penambahan kontrol fisik ini adalah untuk meminimalisir masalah overexposure digital dan menghasilkan kurva depth-of-field yang lebih autentik.
Prediksi mengenai implementasi perangkat keras ini sebenarnya sudah pernah disuarakan oleh analis terkenal, Ming-Chi Kuo, pada Desember 2024. Kini, produksi aktual komponen kunci telah mengindikasikan bahwa prediksi tersebut mulai menjadi kenyataan.
Menariknya, Samsung pernah memperkenalkan mekanisme dual-aperture serupa pada jajaran Galaxy S9 tahun 2018, meskipun teknologi tersebut kemudian ditinggalkan pada tahun berikutnya. Apple kini diklaim mengatasi tantangan rekayasa presisi dan keandalan dengan mengintegrasikan manufaktur aktuator kustom langsung ke dalam rantai pasok mereka saat ini.
Untuk mengakomodasi komponen mekanis yang bergerak dan kebutuhan peningkatan kapasitas baterai, Apple dilaporkan akan memodifikasi dimensi fisik perangkat tersebut. iPhone 18 Pro Max diproyeksikan akan memiliki bodi yang lebih tebal menjadi 8.8mm dan bobot keseluruhan yang meningkat, berkisar antara 240 hingga 243 gram.
Perangkat ini akan ditenagai oleh chip A20 Pro baru yang diproduksi menggunakan proses 2nm dari TSMC. Konfigurasi hardware ini mengintegrasikan RAM langsung pada wafer yang sama dengan CPU, GPU, dan Neural Engine, yang diperkirakan akan memberikan peningkatan efisiensi daya hingga 30 persen. Peningkatan efisiensi ini krusial untuk menopang beban kerja simultan antara komponen mekanis kamera dan pemrosesan komputasi.
Bocoran desain dari Tech Town dan Geeky Gadgets turut mengungkap bahwa bagian depan ponsel akan mengadopsi integrasi sistem Face ID di bawah layar, yang bertujuan mengurangi area yang ditempati oleh Dynamic Island. Pilihan warna eksterior yang tersedia meliputi Silver, Dark Gray, Cloud Blue, dan warna baru yang menonjol, yaitu Dark Cherry.
Dilansir dari gulfnews.com, "Dark Cherry" adalah salah satu warna yang disebutkan dalam bocoran dari Tech Town. "Dikutip dari gulfnews.com," media tersebut juga mencatat bahwa pilihan warna hitam tradisional tidak terlihat dalam bocoran desain awal, memicu spekulasi mengenai lini edisi spesial di masa mendatang.