JAKARTAHYPE.COM - Pendiri Amazon, Jeff Bezos, membagikan sebuah kiat penting mengenai manajemen stres yang menurutnya jauh lebih efektif daripada sekadar berlibur atau melakukan belanja. Miliarder yang dikenal dengan gaya kepemimpinannya ini mengungkapkan bahwa kunci utama mengurangi beban pikiran adalah dengan mengubah cara pandang terhadap pemicu stres itu sendiri.
Saat tampil sebagai pembicara dalam acara Academy of Achievement Summit, Bezos menyoroti kesalahpahaman umum mengenai sumber utama munculnya stres dalam kehidupan profesional maupun pribadi. Ia berpendapat bahwa stres sering kali bukan berasal dari beban kerja yang berat, melainkan dari penundaan penyelesaian masalah yang sudah jelas harus diatasi.
Menurut pandangan Bezos, solusi untuk meredakan ketegangan psikologis ini sangatlah mendasar: segera ambil langkah pertama untuk menghadapi persoalan yang ada. Langkah awal ini bisa berupa tindakan konkret seperti mengirim surel, melakukan panggilan telepon, atau memulai komunikasi langsung dengan pihak terkait.
Bezos secara tegas membantah anggapan bahwa stres utamanya dipicu oleh kerasnya jam kerja atau padatnya jadwal harian yang harus dijalani. Ia menjelaskan bahwa intensitas pekerjaan bukanlah penentu utama rasa cemas yang dialami oleh seseorang.
"Anda bisa saja bekerja sangat keras dan menyukainya. Dan sebaliknya, Anda bisa saja tidak bekerja atau menganggur namun merasa sangat stres," kata miliuner berusia 62 tahun tersebut.
Inti dari stres, lanjut Bezos, terletak pada penghindaran terhadap masalah yang memerlukan perhatian segera dari kita. Semakin lama sebuah isu diabaikan, semakin besar potensi masalah tersebut untuk membebani pikiran dan menimbulkan kecemasan yang berkelanjutan.
Pengusaha yang memiliki kekayaan diperkirakan mencapai US$ 27 miliar ini menegaskan bahwa menghilangkan stres tidak menuntut penyelesaian total masalah dalam sekejap. Hal terpenting adalah inisiasi tindakan nyata untuk mulai menangani situasi tersebut, meskipun belum mencapai solusi akhir.
Bezos menjelaskan praktiknya saat menghadapi situasi yang memicu ketidaknyamanan, di mana ia akan mengidentifikasi akar masalah dan segera menentukan aksi pertama yang dapat dilakukan. Aksi ini bisa berupa mengontak seseorang melalui telepon atau mengirimkan pesan elektronik awal.
"Segera setelah saya mengidentifikasinya dan melakukan panggilan telepon pertama, atau mengirim email pertama, apa pun yang akan kita lakukan untuk mulai menangani situasi tersebut, bahkan jika masalahnya belum selesai, fakta bahwa kita sedang menghadapinya saja sudah secara drastis mengurangi stres yang mungkin timbul darinya," kata Jeff Bezos.