JAKARTAHYPE.COM - Manajer Paris Saint-Germain (PSG), Luis Enrique, memberikan apresiasi mendalam terhadap gelandang muda andalannya, Warren Zaire-Emery, menjelang pertemuan krusial pekan ke-33 Ligue 1. Pertandingan yang akan menjadi laga kandang terakhir musim ini di Parc des Princes tersebut akan dihadapi PSG melawan Stade Brestois pada Minggu malam.
Enrique menyoroti kemampuan adaptasi Zaire-Emery yang dinilai luar biasa, mampu bermain efektif di berbagai posisi sesuai kebutuhan taktik tim. Ketangguhan mental dan konsistensi performa sang pemain muda menjadi fokus utama pujian sang pelatih dalam sesi konferensi pers pra-pertandingan.
Salah satu pujian khusus disampaikan langsung oleh Luis Enrique mengenai fleksibilitas sang pemain di lapangan. "Dia bisa bermain di mana saja. Sungguh luar biasa melihatnya bermain. Saya sangat menyukai pemain ini, dan pribadi ini. Dia bermain di mana saja, dia bermain sepanjang waktu, tidak peduli kondisinya. Dan tidak peduli posisinya, dia selalu berada di level yang diinginkan," kata Luis Enrique, Pelatih PSG.
Selain membahas performa individu, Enrique merefleksikan pencapaian kolektif tim yang berhasil menembus babak final Liga Champions musim ini. Ia mengungkapkan rasa puas yang mendalam atas perjalanan tim melewati berbagai kesulitan berat selama kompetisi.
Mengenai euforia mencapai final Eropa, Enrique menyatakan kebahagiaan yang dirasakan seluruh elemen tim. "Ini terasa menyenangkan. Ada banyak momen sulit selama pertandingan, tetapi ini luar biasa. Kami merasakan kegembiraan untuk menjalani ini dan membagikannya dengan para pendukung dan keluarga kami," ujar Luis Enrique, Pelatih PSG.
Menatap sisa kompetisi domestik, Enrique menegaskan tekad kuat PSG untuk mengamankan gelar juara Ligue 1 musim ini. Meskipun mengakui kerja keras kompetitor seperti Lens, fokus utama saat ini adalah meraih trofi liga sebelum terbang ke Budapest untuk final Eropa.
Terkait ambisi menutup musim dengan gelar liga, Enrique menegaskan komitmen tim di laga kandang terakhir. "Kami juga ingin memenangkan kejuaraan. Lens telah melakukan pekerjaan yang luar biasa. Ini adalah pertandingan terakhir di Parc des Princes. Setelah itu, kami akan memainkan final Liga Champions di Budapest, sebuah kota yang saya kenal betul," tegas Luis Enrique, Pelatih PSG.
Mantan pelatih timnas Spanyol tersebut meyakini bahwa motivasi skuatnya akan tetap berada di puncak saat menjamu Brest. Bermain di kandang sendiri dianggap sebagai dorongan ekstra bagi para pemain untuk memberikan penampilan terbaik di hadapan pendukung setia mereka.
Enrique meyakini motivasi pemain tidak akan surut meski gelar sudah di depan mata, terutama karena ini adalah laga kandang terakhir. "Para pemain tidak bermain untuk apa pun, tetapi ini adalah momen terbaik untuk menunjukkan diri. Saya yakin mereka akan termotivasi. Bermain di Parc selalu memotivasi lawan. Kami ingin menjadi juara, itu tujuan kami," tutur Luis Enrique, Pelatih PSG.