JAKARTAHYPE.COM - Perhelatan akbar industri kendaraan listrik, Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) tahun 2026, telah dijadwalkan kembali untuk memajukan ekosistem elektrifikasi di Indonesia. Acara ini merupakan momentum penting yang dinanti oleh para pelaku industri dan konsumen.

Lokasi penyelenggaraan telah ditetapkan di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, yang menjadi pusat pertemuan utama bagi inovasi dan teknologi kendaraan listrik. Pemilihan lokasi strategis ini diharapkan dapat memudahkan akses bagi pengunjung dari berbagai penjuru ibu kota dan sekitarnya.

Acara bergengsi ini dijadwalkan berlangsung selama empat hari penuh, memberikan waktu yang cukup bagi peserta untuk berinteraksi dan bertransaksi. Secara spesifik, PEVS 2026 akan diselenggarakan mulai tanggal 29 Oktober hingga 1 November 2026 mendatang.

Pihak penyelenggara, yang diwakili oleh Periklindo, telah menetapkan sebuah target yang sangat ambisius untuk gelaran pameran tahun kelima ini. Target ini mencerminkan optimisme tinggi terhadap pertumbuhan pasar kendaraan listrik nasional.

Target transaksi keseluruhan yang dipatok oleh Periklindo untuk PEVS 2026 mencapai angka fantastis, yakni sebesar Rp500 miliar. Angka ini menjadi tolok ukur keberhasilan pameran dalam mendorong adopsi kendaraan listrik di masyarakat.

Perhelatan akbar ini diharapkan dapat menjadi katalisator utama dalam mendukung percepatan pertumbuhan industri kendaraan listrik (EV) di tingkat nasional. Momentum ini juga menjadi ajang pembuktian komitmen Indonesia terhadap elektrifikasi transportasi.

Dilansir dari TREN.BISNISMARKET.COM, Periklindo sebagai pelaksana utama telah mempersiapkan berbagai inovasi dan daya tarik baru untuk menyambut peserta dan pengunjung. Persiapan matang ini bertujuan untuk memastikan kesuksesan melebihi edisi-edisi sebelumnya.

"Pihak penyelenggara, melalui Periklindo, telah menetapkan target ambisius untuk nilai transaksi keseluruhan dalam pameran tahun kelima ini," tulis media tersebut mengenai perencanaan acara mendatang.

Lebih lanjut, media tersebut menginformasikan mengenai sasaran finansial yang ditetapkan, "Target yang dipatok adalah mencapai angka fantastis sebesar Rp500 miliar."