JAKARTAHYPE.COM - Perkembangan pesat teknologi kecerdasan buatan (AI) dan transformasi digital sedang menciptakan gelombang perubahan signifikan dalam lanskap dunia kerja saat ini. Perubahan ini menuntut adaptasi cepat dari seluruh elemen organisasi, terutama dalam pengelolaan sumber daya manusia (SDM).

Di tengah optimisme terhadap kemajuan teknologi, terdapat pekerjaan rumah besar yang masih dihadapi banyak perusahaan di Indonesia. Tantangan utama tersebut terletak pada isu kesenjangan talenta dan kesiapan SDM dalam menghadapi disrupsi yang dibawa oleh inovasi teknologi.

Kesenjangan ini muncul karena kecepatan perubahan kebutuhan keterampilan (skill requirement) seringkali melampaui kecepatan perusahaan dalam mengembangkan atau memperoleh talenta yang dibutuhkan. Hal ini menjadi prioritas yang harus segera diatasi oleh para profesional SDM.

Pertanyaannya kemudian mengemuka mengenai bagaimana teknologi HR (HR Technology) dapat berperan aktif dalam menjembatani kesenjangan ini. Peran teknologi menjadi sentral dalam upaya membangun tenaga kerja yang lebih adaptif dan produktif.

Fokus utama adalah bagaimana HR Tech dapat membantu perusahaan mempersiapkan fondasi SDM yang kokoh, mampu beradaptasi, dan siap menghadapi berbagai disrupsi yang tak terhindarkan di masa depan. Ini mencakup otomatisasi proses hingga peningkatan kapabilitas individu.

Pembahasan mengenai isu strategis ini diangkat dalam sebuah forum penting yang menjadi sorotan industri teknologi dan telekomunikasi. Forum tersebut adalah CNBC Indonesia Tech & Telco Forum 2026.

Wawasan mendalam mengenai topik ini disampaikan langsung oleh seorang pakar industri yang memiliki peran strategis di bidangnya. Narasumber yang memberikan pandangan adalah Gordon Enns, yang menjabat sebagai CEO Dataon atau PT Indodev Niaga Internet.

Informasi berharga ini disampaikan oleh Gordon Enns dalam sesi highlight pada gelaran CNBC Indonesia Tech & Telco Forum 2026 yang diselenggarakan pada hari Jumat, 08 Mei 2026.

Dikutip dari CNBC Indonesia, Gordon Enns menjelaskan bahwa teknologi kini menjadi kunci untuk menavigasi kompleksitas perubahan SDM, "Perkembangan teknologi dan AI mendorong transformasi SDM era digital, namun tantangan kesenjangan talenta dan kesiapan SDM masih menjadi pekerjaan rumah bagi banyak perusahaan di Indonesia."