JAKARTAHYPE.COM - Pertandingan internasional yang dinantikan oleh penggemar sepak bola putri Indonesia akan segera terselenggara dalam ajang FIFA Women’s Matchday 2026. Tim Nasional Putri Indonesia dijadwalkan akan melakoni dua laga uji coba internasional yang krusial pada awal Juni 2026 mendatang.

Dua lawan yang akan dihadapi oleh Garuda Pertiwi adalah Singapura dan Kamboja, di mana laga ini menjadi momentum penting untuk mengukur perkembangan tim asuhan Satoru Mochizuki. Kedua pertandingan ini dijadwalkan berlangsung pada tanggal 3 Juni dan 9 Juni 2026.

Secara eksklusif, seluruh pertandingan Timnas Putri Indonesia dalam rangkaian FIFA Women’s Matchday ini dapat disaksikan melalui layanan over-the-top (OTT) Vidio. Platform tersebut telah ditetapkan sebagai penyiar resmi untuk seluruh rangkaian laga uji coba internasional tersebut.

Lokasi penyelenggaraan kedua laga uji coba ini telah ditetapkan di Stadion Arcamanik, Bandung, Jawa Barat. Stadion ini akan menjadi saksi kesiapan skuad Garuda Pertiwi menghadapi rival dari Asia Tenggara.

Pertandingan perdana dijadwalkan akan mempertemukan Indonesia melawan Singapura pada Rabu, 3 Juni 2026, dengan waktu kick-off pukul 19.00 WIB. Ini adalah kesempatan pertama bagi tim untuk menunjukkan hasil pematangan strategi.

Kemudian, laga kedua akan dilaksanakan pada Selasa, 9 Juni 2026, kali ini Indonesia akan berhadapan dengan Kamboja. Jadwal pertandingan kedua ini akan dimulai lebih awal, yakni pukul 15.30 WIB sore hari.

Pelatih Satoru Mochizuki telah mempersiapkan total 26 pemain yang lolos seleksi ketat untuk menghadapi dua agenda penting ini. Komposisi tim kali ini juga diperkuat oleh pemain-pemain yang tengah menimba ilmu di luar negeri.

Beberapa nama pemain yang berkarier di luar negeri dan turut dipanggil antara lain Estella Loupatty (Torres Calcio), Felicia de Zeeuw (ADO Den Haag), Noa Leatomu (VC Moldavo), dan Isa Warps (VfR Warbeyen). Mereka diharapkan membawa pengalaman berharga bagi tim.

Pertandingan kontra Singapura dan Kamboja ini memiliki signifikansi besar karena berfungsi sebagai tolok ukur perkembangan signifikan sepak bola putri Indonesia saat ini. Hasil dari laga ini akan menjadi evaluasi penting bagi staf kepelatihan.