JAKARTAHYPE.COM - Meskipun sempat muncul keraguan awal, prospek pariwisata Kota New York terkait penyelenggaraan Piala Dunia 2026 kini menunjukkan tren positif yang signifikan. Indikasi keberhasilan ini terlihat jelas dari melonjaknya tingkat pemesanan akomodasi di seluruh wilayah kota metropolitan tersebut.
Lonjakan pemesanan kamar hotel ini telah mendorong tingkat hunian di New York City mencapai angka yang sangat tinggi, hampir melampaui batas 90 persen. Angka ini menjadi penanda bahwa gelaran olahraga global tersebut diperkirakan akan memberikan suntikan ekonomi substansial bagi sektor perhotelan setempat.
Fakta ini secara efektif membantah kekhawatiran yang sebelumnya sempat mencuat mengenai potensi dampak minimal Piala Dunia 2026 terhadap kedatangan wisatawan. Tingkat okupansi yang mendekati penuh ini menunjukkan optimisme pasar terhadap arus kunjungan internasional dan domestik.
Namun, sebelum tren positif ini terjadi, sempat muncul kekecewaan dari pihak otoritas kota terkait data kunjungan awal yang dirilis. Pengawas Keuangan Kota New York, Mark Levine, sempat menyuarakan kekhawatiran tersebut melalui platform media sosialnya.
Mark Levine mengungkapkan bahwa jumlah wisatawan yang tercatat masuk ke kota tersebut masih berada di bawah proyeksi yang telah ditetapkan oleh pihak FIFA. Hal ini menimbulkan spekulasi mengenai kesuksesan acara dalam menarik volume turis yang diharapkan.
"Jumlah pemesanan hotel di sini lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Jumlah penumpang yang tiba melalui Bandara JFK juga menurun dibandingkan tahun lalu," kata Mark Levine.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Mark Levine merujuk pada data awal yang ia pantau, sebagaimana dikutip dari New York Post pada hari Jumat, 26 Juni 2026. Data ini sempat menjadi perhatian serius mengenai kesiapan industri pariwisata lokal.
Kini, dengan mendekati angka okupansi 90 persen, situasi telah berbalik dan menunjukkan pemulihan signifikan dalam minat perjalanan ke New York. Hal ini mengindikasikan bahwa antisipasi terhadap pertandingan Piala Dunia 2026 mulai memengaruhi keputusan reservasi dalam beberapa waktu terakhir.
Perkembangan positif ini menjadi angin segar bagi para pelaku bisnis perhotelan di New York yang kini bersiap menghadapi lonjakan permintaan menjelang turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut.