JAKARTAHYPE.COM - Sebuah perayaan pernikahan dengan konsep yang sangat unik dan teatrikal mendadak menarik perhatian publik dan menjadi viral di media sosial. Momen istimewa ini dibagikan melalui akun Instagram @skydancextina yang merupakan unggahan dari ibu mempelai wanita.

Peristiwa ini terjadi bertepatan dengan perayaan Hari Goth Sedunia atau World Goth Day yang dirayakan setiap tanggal 22 Mei. Keputusan pasangan ini untuk mengusung tema gotik kental membuat upacara pernikahan mereka berbeda dari tradisi pada umumnya.

Inti dari keunikan pernikahan tersebut adalah kedatangan sang mempelai wanita, Kealey, yang tidak berjalan kaki menyusuri lorong altar. Kealey justru memasuki area upacara dengan menaiki sebuah peti mati berwarna hitam yang mencolok.

Lebih menarik lagi, peti mati yang membawa Kealey tersebut digotong oleh empat orang pria yang merupakan figur ayah baginya. Aksi dramatis ini sontak menjadi pusat perhatian para tamu undangan yang hadir di lokasi acara yang bertempat di area terbuka dengan latar perbukitan hijau.

Ibu dari mempelai wanita mengungkapkan rasa bangga dan kekagumannya terhadap keberanian putri dan menantunya dalam menggelar pernikahan yang sangat personal. "Putriku menikah di Hari Goth Sedunia. 🖤 Pengantin wanita tiba di altar di dalam sebuah peti mati yang digotong oleh empat orang ayah. Itu sangat teatrikal. Sangat unik dan ajaib. Sangat lucu. Benar-benar sebuah keajaiban yang nyata," tulis akun Instagram @skydancextina.

Ia melanjutkan bahwa semua tamu yang hadir menunjukkan dukungan penuh dengan memahami dan menghormati tema yang diusung oleh pasangan tersebut. "Setiap orang yang hadir di sana sangat paham tugasnya, hadir sepenuhnya. Cintai orang lain apa adanya. Dan bersenang-senanglah tanpa batas. Aku menyaksikan orang-orang keluar dari zona nyaman mereka dan ikut terlibat sepenuhnya demi Kealey dan Jordan. Aku tidak bisa lebih bangga lagi pada putriku dan suaminya karena telah menjadi diri mereka sendiri 100% dan menggelar sebuah pernikahan dengan keberanian untuk tampil benar-benar orisinal," ungkapnya lebih lanjut.

Suasana menjadi penuh canda tawa saat peti mati tersebut perlahan ditegakkan, memungkinkan Kealey keluar dengan anggun. Kealey tampil memukau mengenakan gaun malam serba hitam, dilengkapi dengan buket bunga mawar merah menyala, sebelum melangkah menuju calon suaminya, Jordan, yang menanti di altar kayu berhias kain hitam.

Seluruh tamu undangan memberikan apresiasi tinggi terhadap orisinalitas acara tersebut, di mana banyak dari mereka juga mengenakan busana bernuansa gelap sebagai bentuk penghormatan pada hari istimewa Kealey dan Jordan. Dilansir dari akun Instagram tersebut, pernikahan ini telah ditonton lebih dari 5,9 juta kali dan menuai respons positif dari warganet.

Salah satu warganet memberikan dukungan terhadap pilihan pasangan ini untuk mengekspresikan diri secara otentik dalam hari bahagia mereka. "Saya suka ketika orang-orang melakukan apa pun yang mereka inginkan untuk pernikahan mereka. Upacara pernikahan sudah menjadi konsep yang sangat performatif dan diproduksi, mengapa tidak menjadikannya milikmu dan menyenangkan," ujar akun @k.karenna.