JAKARTAHYPE.COM - Suasana khidmat namun penuh haru menyelimuti ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada hari Rabu (1/7/2026). Momen tersebut terjadi saat tim kuasa hukum dari Nikita Mirzani tengah membacakan memori permohonan Peninjauan Kembali (PK) atas kasus yang menjerat klien mereka.

Perhatian utama dalam pembacaan memori tersebut tertuju pada salah satu pengacara, Usman Lawara, yang tampak sangat terenyuh. Ia tidak mampu membendung air matanya ketika menyampaikan kondisi yang harus dihadapi oleh ketiga anak Nikita Mirzani.

Usman Lawara menyoroti bagaimana anak-anak kliennya kini terpaksa harus menjalani hidup tanpa kehadiran figur ibu di tengah proses penahanan yang sedang berlangsung. Hal ini menjadi salah satu poin krusial yang diangkat dalam proses hukum tersebut.

Meskipun Nikita Mirzani sendiri tidak hadir secara fisik dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan tersebut, tim kuasa hukum menyampaikan bahwa perjuangan hukum ini tetap mereka lanjutkan. Fokus utama mereka adalah demi tegaknya nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan bagi keluarga klien.

Usman Lawara mengungkapkan rasa prihatin mendalamnya mengenai situasi yang dihadapi keluarga kliennya pasca penahanan. Ia menyampaikan hal tersebut kepada awak media usai sidang berlangsung.

"Alasan kami masih berdiri tegak di sini adalah karena seorang anak yang harus kehilangan sosok ibu sekaligus ayah sekaligus sebagai tulang punggung," kata Usman Lawara saat ditemui usai sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (1/7/2026).

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa aspek kemanusiaan, khususnya kesejahteraan anak-anak, menjadi dorongan utama bagi tim kuasa hukum untuk terus memperjuangkan hak-hak hukum Nikita Mirzani. Mereka berjuang demi masa depan keluarga yang terdampak langsung oleh situasi ini.

Dilansir dari media terkait, pembacaan permohonan PK tersebut menunjukkan betapa beratnya beban emosional yang dirasakan oleh tim advokat dalam membela kliennya, terutama ketika menyangkut nasib anak-anak yang menjadi korban keadaan.

Disclaimer: Artikel ini ditulis ulang secara otomatis oleh AI berdasarkan sumber Referensi: Hot.detik. Kami menggunakan teknologi AI untuk menyajikan informasi ini kembali.