JAKARTAHYPE.COM - Sebuah rekaman video yang menampilkan aktivitas tidak biasa dari satwa liar baru-baru ini menjadi perbincangan hangat di berbagai platform media sosial. Video tersebut menampilkan sekawanan lutung jawa (Trachypithecus auratus) yang tampak berinteraksi secara santai di area jembatan gantung sebuah destinasi wisata.
Peristiwa unik ini terjadi di kawasan Situ Gunung, yang berlokasi di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Lokasi ini dikenal sebagai salah satu destinasi ekowisata yang menawarkan pemandangan alam yang asri dan kaya akan keanekaragaman hayati.
Lutung jawa yang merupakan primata endemik Indonesia terlihat duduk dengan tenang di bagian tali pembatas jembatan. Selain itu, beberapa individu primata tersebut juga terlihat melintasi struktur jembatan gantung yang menjadi daya tarik utama lokasi tersebut.
Video yang menarik perhatian publik ini pertama kali diunggah oleh seorang wisatawan bernama Yunarsih. Unggahan tersebut kemudian dengan cepat menyebar dan mendapatkan respons signifikan dari para pengguna internet.
Hingga hari Kamis, 25 Juni 2026, tercatat bahwa video tersebut telah diputar sebanyak 387 ribu kali di platform tempat ia diunggah. Selain itu, video itu juga berhasil mengumpulkan 24,9 ribu suka dan dibagikan sebanyak 2.534 kali oleh warganet.
Yunarsih kemudian membagikan detail pengalamannya saat berkesempatan menyaksikan secara langsung kawanan satwa liar tersebut. Ia menceritakan momen perjumpaan tak terduga tersebut dalam unggahannya.
"Video itu ia rekam saat berkunjung bersama tiga temannya pada Februari lalu dan diunggah baru-baru ini," ujar Yunarsih mengenai waktu pengambilan rekaman tersebut.
Pengalaman langka ini menegaskan bahwa kawasan Situ Gunung masih menjadi habitat penting bagi spesies primata endemik tersebut, meskipun berada dekat dengan fasilitas wisata. Kejadian ini juga menjadi pengingat akan pentingnya menjaga keseimbangan alam di area wisata.
Dilansir dari beberapa sumber, fenomena ini menunjukkan adaptasi satwa liar terhadap kehadiran manusia di lingkungan mereka, asalkan habitat alaminya tetap terjaga.