JAKARTAHYPE.COM - Penyelidikan intensif tengah dilakukan oleh pihak kepolisian terkait insiden penemuan seorang bayi di fasilitas toilet Kereta Api (KA) Sancaka dengan nomor rangkaian 84B. Kereta api tersebut melayani rute perjalanan dari Yogyakarta menuju Surabaya.

Kasus ini menjadi perhatian serius, di mana aparat berupaya keras mengumpulkan informasi untuk mengidentifikasi individu yang tega meninggalkan bayi mungil tersebut di dalam gerbong kereta. Upaya pengungkapan pelaku melibatkan berbagai langkah investigasi di lapangan.

Salah satu perkembangan penting dalam investigasi ini adalah konfirmasi bahwa bayi yang ditemukan telah berhasil diturunkan di Stasiun Balapan Solo. Hal ini disampaikan oleh Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Banjarsari, Kompol Harno, sebagai informasi terkini.

Dikutip dari detikJateng, Kompol Harno memaparkan bahwa proses penyelidikan melibatkan kolaborasi antara Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Solo dan Unit Reskrim Polsek Banjarsari. Mereka kini tengah melakukan serangkaian tindakan investigatif yang komprehensif.

Tindakan penyelidikan tersebut meliputi pelaksanaan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi penemuan bayi yang berada di dalam kereta api. Selain itu, petugas juga mulai memeriksa sejumlah pihak yang diduga mengetahui kejadian tersebut.

"Personel Satreskrim Polresta Solo bersama Unit Reskrim Polsek Banjarsari saat ini masih melakukan serangkaian penyelidikan, mulai dari olah tempat kejadian perkara, pemeriksaan saksi-saksi, pengumpulan barang bukti, penelusuran rekaman CCTV, hingga berkoordinasi dengan pihak PT KAI Daop 6 Yogyakarta untuk mengungkap pelaku," kata Kompol Harno dalam siaran pers yang diterima detikJateng pada Sabtu (4/7).

Fokus utama dari rangkaian penyelidikan ini adalah penelusuran rekaman kamera pengawas atau CCTV yang terpasang di area stasiun dan mungkin di dalam rangkaian kereta. Hal ini diharapkan dapat memberikan petunjuk visual mengenai pelaku pembuangan.

Lebih lanjut, pihak kepolisian juga secara aktif berkoordinasi dengan manajemen PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta. Koordinasi ini penting untuk mendapatkan akses penuh terhadap data operasional dan keamanan terkait perjalanan KA Sancaka.

Informasi mengenai perkembangan penemuan bayi di toilet KA Sancaka ini pertama kali dipublikasikan oleh media pada hari Minggu, 5 Juli 2026. Pihak kepolisian menekankan komitmen mereka untuk menuntaskan kasus ini demi menegakkan hukum.