SAN DIEGO, JakartaHype.comKapsul Orion yang membawa kru astronot misi Artemis II berhasil mendarat di lepas pantai San Diego, Amerika Serikat, pada Jumat (10/4/2026) pukul 20.07 waktu setempat. Keberhasilan pendaratan di laut (splashdown) ini menandai berakhirnya perjalanan bersejarah selama 10 hari mengelilingi Bulan.

Misi Artemis II merupakan uji terbang krusial sebelum NASA meluncurkan misi berikutnya untuk mendaratkan kembali manusia di permukaan Bulan. Proses kepulangan dimulai ketika modul kru Orion terpisah dari modul layanan pada pukul 19.33. Berbeda dengan modul kru yang dirancang untuk membawa astronot pulang dengan selamat, modul layanan diprogram untuk terbakar di atmosfer Bumi.

Ketegangan sempat terjadi saat Orion memasuki atmosfer atas Bumi pada pukul 19.53, yang memicu pemutusan komunikasi selama enam menit akibat panas ekstrem saat kapsul melakukan penurunan terpandu. Untuk memperlambat kecepatan, kapsul dilengkapi dengan 11 parasut. Parasut drogue dilepaskan pada ketinggian 23.400 kaki untuk stabilisasi, disusul tiga parasut utama pada ketinggian 5.400 kaki yang berhasil menurunkan kecepatan kapsul hingga 200 kaki per detik sebelum menyentuh air.

Setelah mendarat, tim pemulihan NASA segera mengevakuasi keempat kru menggunakan perahu karet dan helikopter menuju kapal USS John P. Murtha untuk menjalani pemeriksaan medis. Seluruh astronot, yang terdiri dari Reid Wiseman, Victor Glover, Christina Koch (NASA), dan Jeremy Hansen (Badan Antariksa Kanada), dilaporkan dalam kondisi sehat sebagaimana dikutip dari Engadget pada Minggu (12/4/2026).

Selama misi 10 hari tersebut, para astronot menempuh jarak terjauh yang pernah dicapai oleh misi berawak. Mereka menjadi manusia pertama yang melihat langsung sisi jauh Bulan secara personal dan berhasil mengabadikan foto-foto detail permukaan Bulan menggunakan ponsel pintar mereka.

Pasca keberhasilan ini, NASA mengumumkan akan segera merilis daftar kru untuk misi Artemis III. Misi mendatang tersebut direncanakan untuk melakukan manuver rendezvous dengan kendaraan pendarat komersial yang dikembangkan oleh SpaceX dan Blue Origin di orbit rendah Bumi, sebelum akhirnya mendaratkan manusia kembali di permukaan Bulan.