JAKARTAHYPE.COM - Presiden Prabowo Subianto membagikan salah satu rutinitas pribadinya yang cukup mengejutkan, yakni sering terbangun pada pukul 03.00 pagi. Kebiasaan ini ternyata dimanfaatkan untuk memantau dinamika isu-isu global terkini melalui berbagai platform digital.

Aktivitas pemantauan dini hari ini seringkali melibatkan penggunaan platform video populer, YouTube, sebagai sumber informasi utamanya. Kebiasaan ini terungkap dalam sesi bincang-bincang yang bertajuk 'Presiden Prabowo Menjawab', yang tayang di kanal YouTube resminya.

Dilansir dari CNBC Indonesia, Prabowo menjelaskan bahwa pola tidurnya memang tidak teratur, seringkali baru terlelap menjelang dini hari. "Saya tidurnya jam 1, tapi jam 3 saya bangun lagi. Kenapa? Ini masalahnya nih teknologi ya kan. Kan ada YouTube," ujar Prabowo dalam sesi tersebut, dikutip pada Selasa (31/3/2026).

Sebagai kepala negara, ia merasa wajib untuk selalu mengikuti perkembangan terbaru di kancah internasional. Hal ini sangat krusial mengingat adanya perbedaan zona waktu yang signifikan antara Indonesia dengan kawasan lain di dunia.

Prabowo menekankan pentingnya mengikuti perkembangan karena selisih waktu yang besar dengan Timur Tengah maupun Amerika Serikat. "Saya harus perkembangan apa terakhir yang terjadi. Kan kita ini beda 4 jam sama Timur Tengah, habis itu sama Amerika sekian jam," jelasnya.

Oleh karena itu, pemantauan dini hari ini menjadi kunci agar dirinya selalu relevan dan terkini dalam menghadapi isu-isu global. "Jadi saya harus ikuti apa yang terjadi. Dan itulah mungkin yang membuat saya itu selalu a bit up to date," imbuh Prabowo.

Ia memberikan contoh spesifik saat berada di Singapura untuk menghadiri forum internasional, Shangri-La Dialogue. Ketika itu, ia memanfaatkan jam 3 pagi waktu Singapura untuk membuka YouTube.

Prabowo menceritakan bahwa pada momen tersebut, waktu di Washington D.C. menunjukkan sekitar pukul 3 sore waktu setempat. "Saya ingat waktu itu saya di Singapura, Shangri-La Dialogue. Karena saya punya kebiasaan jam 3 saya bangun, saya buka YouTube. Jam 3 di Singapura itu kalau nggak salah di Washington D.C. sekitar jam 3 siang," tuturnya.

Saat itu, Presiden Amerika Serikat, Joe Biden, baru saja mengeluarkan pernyataan penting mengenai isu Timur Tengah. "Kalau nggak salah pada saat itu Presiden Biden baru ngomong sesuatu, tentang Palestina atau apa," katanya.