JAKARTAHYPE.COM - Badan Antariksa Amerika Serikat, NASA, baru-baru ini membagikan serangkaian gambar yang menampilkan planet-planet di tata surya kita dengan kejernihan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Visualisasi ini menawarkan perspektif baru mengenai objek-objek langit yang selama ini kita kenal.
Salah satu sorotan utama adalah citra terbaru planet Merkurius yang berhasil ditangkap. Gambar ini memperlihatkan detail permukaan planet terdekat dengan Matahari tersebut yang sebelumnya sangat sulit untuk diamati.
"Sebuah gambar planet Merkurius yang ditampilkan NASA, menampilkan gambar paling jernih yang menampilkan detail yang sebelumnya sulit terlihat," demikian pernyataan yang dirilis mengenai hasil tangkapan terbaru tersebut (Dok Nasa).
Venus, yang sering dijuluki sebagai 'kembaran Bumi' karena kemiripan ukuran, menempati posisi kedua sebagai planet terdekat dari bintang pusat tata surya kita. Planet ini juga merupakan tetangga terdekat Bumi.
Dilansir dari sumber dokumentasi NASA, disebutkan bahwa "Venus planet yang kadang disebut kembaran bumi ini adalah planet kedua dari Matahari, dan tetangga planet terdekat kita" (Dok NASA).
Bumi kita, planet terestrial terbesar sekaligus planet terbesar kelima di tata surya, memiliki diameter khatulistiwa sekitar 7.926 mil atau 12.756 kilometer. Jarak rata-rata Bumi dari Matahari adalah 93 juta mil (150 juta kilometer).
Jarak Bumi ke Matahari ini didefinisikan sebagai satu Satuan Astronomi (AU), yang menjadi patokan mudah untuk membandingkan jarak planet lain dari Matahari, sebagaimana dicatat dalam dokumentasi NASA (Dok Nasa).
Mars, planet keempat dari Matahari, digambarkan sebagai dunia yang dingin dan berdebu, memiliki atmosfer yang sangat tipis. Planet yang dinamis ini memperlihatkan adanya musim, lapisan es di kutub, serta formasi geologis seperti gunung berapi nonaktif, ngarai, dan fenomena cuaca.
Jupiter dinobatkan sebagai planet terbesar di tata surya kita, bahkan ukurannya sedemikian rupa sehingga sekitar 1.000 planet seukuran Bumi bisa muat di dalamnya. Planet ini juga merupakan yang tertua, terbentuk dari sisa gas dan debu pembentukan Matahari miliaran tahun lalu.