JAKARTAHYPE.COM - Makeup yang menggumpal atau dikenal sebagai pilling seringkali menjadi gangguan serius yang dapat merusak suasana hati sepanjang hari, meskipun telah menggunakan produk kosmetik dan perawatan kulit berkualitas tinggi. Fenomena ini bisa terjadi tanpa disadari banyak pengguna riasan.

Pilling didefinisikan sebagai proses ketika lapisan produk riasan menggulung atau membentuk butiran kecil di permukaan kulit, menyerupai serpihan kotoran atau sel kulit mati yang terkelupas. Kejadian ini bukan semata-mata disebabkan oleh kualitas produk yang buruk, melainkan lebih sering berkaitan dengan cara dan urutan penggunaannya.

Menurut cosmetic chemist Milan Scott, gumpalan tersebut muncul ketika komponen pembentuk lapisan, seperti polimer, bedak, atau emulsifier, gagal menempel dengan baik pada kulit atau lapisan produk sebelumnya. Akibatnya, alih-alih menyatu mulus, produk justru menggumpal.

Milan Scott menjelaskan lebih lanjut bahwa beberapa kombinasi bahan tertentu memiliki risiko lebih tinggi memicu fenomena ini. Sebagai contoh, bahan berbasis silikon seringkali tidak berpadu harmonis dengan produk lain yang formulanya berbasis gel atau air.

Dia menambahkan bahwa kandungan pembentuk lapisan seperti polyvinylpyrrolidone (PVP) atau acrylates dapat menciptakan gesekan berlebih saat diaplikasikan secara berlapis-lapis. Selain itu, formula bedak juga cenderung menggumpal apabila diaplikasikan di atas produk perawatan kulit yang mengandung minyak tinggi atau emolien.

Kombinasi antara primer, tabir surya, foundation, dan setting powder yang berbeda formula masih bisa menyebabkan penggulungan meskipun sudah diaplikasikan dengan sangat hati-hati. Selain ketidakcocokan formula, penggunaan produk yang terlalu banyak juga menjadi faktor pemicu utama.

Cosmetic chemist lain, Ron Robinson, menyatakan bahwa semakin banyak lapisan produk yang digunakan, semakin besar potensi terjadinya ketidaksesuaian antarfomula yang ada. Setiap produk perawatan dan riasan memiliki komposisi unik dari silikon, minyak, pelarut, bedak, hingga pembentuk lapisan yang berbeda-beda.

Ron Robinson menambahkan bahwa semakin banyak lapisan yang ditumpuk, peluang terjadinya reaksi yang menyebabkan makeup menggumpal akan semakin besar. Misalnya, pelembap yang teksturnya terlalu tebal digabungkan dengan primer dan foundation full coverage dapat menghasilkan lapisan produk yang berlebihan.

Lapisan produk yang terlalu tebal ini menjadi mudah bergeser ketika diratakan menggunakan kuas, spons, atau jari, sehingga memicu pilling. Langkah pertama untuk mencegahnya adalah mengidentifikasi jenis produk yang paling rentan menyebabkan masalah ini.