JAKARTAHYPE.COM - Pemilihan hunian yang tepat sangat krusial karena diyakini memengaruhi aspek kesehatan dan juga potensi rezeki penghuninya. Prinsip Fengshui menekankan bahwa rumah adalah entitas hidup yang mampu menyerap serta menyalurkan energi (Qi) di lingkungannya.
Menurut pandangan ini, proses penentuan tempat tinggal sama halnya dengan menentukan cetakan takdir bagi orang yang akan menempatinya. Oleh sebab itu, perhatian mendalam perlu diberikan pada aliran energi di sekitar bangunan, bukan semata-mata terfokus pada harga terjangkau atau estetika visual semata.
Terdapat beberapa indikator fisik dari sebuah bangunan yang menurut Fengshui dapat memicu munculnya energi berbahaya yang dikenal sebagai Sha Qi, dan harus dihindari oleh calon penghuni. Hal ini disampaikan dalam sebuah ulasan yang dipublikasikan pada hari Selasa, 20 Mei 2026, pukul 14:18 WIB.
Salah satu ciri yang perlu diwaspadai adalah posisi yang disebut tusuk sate, yaitu kondisi ketika rumah menghadap langsung ke jalan lurus yang mengarah frontal ke pintu utama. Jalan lurus semacam itu bertindak layaknya kanal yang mempercepat laju energi positif, mengubahnya menjadi angin kencang yang menghantam rumah, yang kemudian disebut Sha Qi Panah Beracun.
Dampak dari kondisi ini, seperti yang dijelaskan, adalah membuat penghuni mengalami kesulitan dalam menabung, rentan terhadap masalah kesehatan seperti gangguan jantung dan tekanan darah, serta lebih sering mengalami musibah yang datang tiba-tiba.
Indikator kedua adalah ketika bagian belakang rumah tampak kosong atau mengalami penurunan drastis, seperti berada di tepi tebing atau di depan jurang tak berbatas. Area belakang rumah mewakili Zona Kura-Kura Hitam yang melambangkan dukungan, stabilitas, dan kesehatan.
Jika zona dukungan ini kosong, prinsip Naga Hitam Melindungi dikhawatirkan akan hilang, menyebabkan penghuni mudah mengalami pengkhianatan, bisnis menjadi goyah karena kurangnya dukungan, dan anak-anak cenderung sulit diarahkan, sebagaimana dijelaskan dalam analisis tersebut.
Kondisi ketiga adalah saat rumah berada di bawah bayang-bayang bangunan raksasa, terhimpit gedung pencakar langit atau diapit tembok besar yang menghalangi masuknya sinar matahari. Situasi ini dipercaya memunculkan Sha Qi Pencekik yang menghambat energi Yang atau cahaya aktif.
Akibatnya, penghuni rumah tersebut dikhawatirkan akan merasa tertekan, timbul perasaan inferior, sulit untuk mengembangkan diri, dan aliran rezeki mereka mengalami stagnasi.