Jakarta, JakartaHype.com - Banyak dari kita yang merasa masih "sehat walafiat" hanya karena badan belum terasa jompo. Makan sembarangan, begadang tiap malam, dan jarang olahraga sering dianggap biasa karena kita merasa masih kuat. Tapi, ada kabar penting nih buat kamu yang usianya masih di bawah 40 tahun: Tensi tinggi bukan cuma urusan bapak-bapak atau nenek-nenek lagi.

Sebuah riset terbaru menunjukkan kalau tekanan darah tinggi (hipertensi) di masa muda itu ibarat "bom waktu" yang siap meledak saat kita masuk usia 40 tahun ke atas.

Kenapa Harus Peduli Sekarang?

Menurut Dr. Cheng-Han Chen, tekanan darah tinggi itu faktor utama yang merusak jantung dan ginjal. Masalahnya, anak muda sering merasa "aman-aman aja" karena gejalanya sering nggak kelihatan.

Karishma Patwa, seorang ahli jantung, bilang kalau kita sering banget meremehkan tensi tinggi di usia 30-an. Kita pikir, "Ah, nanti juga turun sendiri," atau "Nanti aja kontrolnya pas sudah tua." Padahal, data menunjukkan kalau penanganan harus dimulai sedini mungkin.

Cek Faktanya: Angka Kecil, Dampak Gede!

Penelitian besar terhadap hampir 300.000 orang berusia 30-an membuktikan kalau kenaikan tensi yang kelihatannya "dikit" ternyata bahaya banget:

Naik 10 poin (Sistolik): Risiko penyakit jantung melonjak 27%, risiko ginjal naik 22%.

Naik 5 poin (Diastolik): Risiko jantung naik 20%, risiko ginjal naik 16%.