JAKARTAHYPE.COM - Penelitian terbaru menunjukkan bahwa kucing yang lebih sering berada di dalam rumah cenderung memiliki usia hidup lebih panjang daripada kucing yang berkeliaran di luar rumah. Hal ini karena kucing yang berkeliaran di luar rumah menghadapi berbagai risiko yang tidak disadari oleh pemiliknya.
Studi ilmiah yang dilakukan di Amerika Serikat menemukan bahwa sekitar 25% kucing liar berisiko mengalami keracunan karena mengonsumsi makanan atau minuman berbahaya di luar rumah. Selain itu, kucing yang dibiarkan bebas juga menghadapi risiko lain seperti menyeberang jalan, berinteraksi dengan kucing lain, merangkak di bawah rumah, hingga masuk ke saluran air.
Penelitian serupa juga dilakukan di Selandia Baru, yang menunjukkan bahwa 59% kucing minum dan 40% makan di luar rumah, 32% menyeberang jalan, serta 21% berisiko jatuh saat memanjat atap. "Kucing yang hidup di luar rumah diperkirakan memiliki usia 2-3 tahun lebih pendek dibandingkan kucing yang dipelihara di dalam rumah" kata peneliti.
Di Australia, penelitian terhadap 428 kucing menemukan bahwa hewan ini rata-rata menyeberang jalan sebanyak 4,8 kali. Sementara di Inggris, kecelakaan lalu lintas menjadi penyebab utama kematian kucing berusia kurang dari satu tahun hingga 8 tahun. "Kucing yang paling rentan adalah yang berusia di bawah lima tahun dan belum disteril, karena cenderung lebih sering berkeliaran" ujar peneliti.
Penelitian di Eropa bahkan mencatat sekitar 18-24% kucing pernah tertabrak mobil sepanjang hidupnya, dengan 70% kasus berujung kematian. Oleh karena itu, pemilik kucing disarankan untuk memberi akses udara segar dengan menyediakan area aman di halaman atau kandang luar.
Selain itu, kucing juga perlu stimulasi seperti tempat memanjat, bermain, hingga dilatih menggunakan tali jika ingin diajak keluar rumah agar tetap aman. "Kucing yang dipelihara di dalam rumah cenderung memiliki usia hidup lebih panjang daripada kucing yang berkeliaran di luar rumah" kata peneliti.
Dilansir dari Phys.org, penelitian terhadap 55 kucing liar di Amerika Serikat menunjukkan bahwa kucing yang berkeliaran di luar rumah menghadapi berbagai risiko yang tidak disadari oleh pemiliknya. Oleh karena itu, pemilik kucing disarankan untuk lebih berhati-hati dalam memelihara kucing mereka.
Pemilik kucing juga perlu memahami bahwa kucing yang hidup di luar rumah diperkirakan memiliki usia 2-3 tahun lebih pendek dibandingkan kucing yang dipelihara di dalam rumah. Oleh karena itu, pemilik kucing disarankan untuk memberi perhatian lebih kepada kucing mereka dan memastikan bahwa mereka aman dan sehat.
Dalam memelihara kucing, pemilik kucing perlu mempertimbangkan berbagai faktor yang dapat mempengaruhi kesehatan dan keselamatan kucing mereka. Dengan demikian, pemilik kucing dapat memastikan bahwa kucing mereka hidup sehat dan bahagia.