JAKARTAHYPE.COM - New York Knicks kini berada di posisi sangat strategis, hanya selangkah lagi untuk menyapu bersih Final Wilayah Timur dan mengamankan tiket ke NBA Finals untuk pertama kalinya dalam kurun waktu 27 tahun. Perjalanan mereka di babak playoff 2026 menunjukkan dominasi yang konsisten, terutama saat menghadapi momentum penentuan seri.
Saat seri berpindah ke Cleveland untuk menggelar Gim 4, Knicks terus menunjukkan performa superior yang dipimpin oleh penampilan gemilang Jalen Brunson dan Mikal Bridges yang sedang dalam performa puncak. Kemenangan di Gim 3 semakin mempertegas dominasi mereka dalam seri penting ini.
Knicks telah menunjukkan ketangguhan luar biasa saat mencoba mengunci kemenangan dalam seri playoff tahun ini, sebuah pola yang patut diwaspadai oleh Cleveland Cavaliers. Di babak pertama, mereka menang telak 51 poin atas Atlanta di Gim 6, sementara di Gim 4 semifinal wilayah melawan Philadelphia, mereka sempat unggul hingga 44 poin.
Oleh karena itu, tim tuan rumah Cleveland Cavaliers harus bersiap menghadapi intensitas tertinggi dari Knicks pada Gim 4 yang dijadwalkan pada Senin (pukul 20.00 ET, ESPN), tanpa memikirkan sejarah tim yang tertinggal 0-3. Cleveland memiliki kemampuan untuk memenangkan pertandingan di kandang, dan prioritas utama mereka adalah memaksa seri kembali ke New York.
Terdapat tiga aspek krusial yang perlu diperhatikan saat Knicks berupaya menutup seri ini dan mendapatkan jeda istirahat panjang sebelum melakoni Final. Fokus utama tertuju pada efisiensi serangan yang luar biasa yang ditunjukkan oleh skuad New York sejauh ini.
Selama 13 pertandingan playoff yang telah mereka jalani, Knicks mencatatkan effective field goal percentage (eFG%) mencapai 59,3%, sebuah angka yang mengesankan. Statistik ini menunjukkan betapa efektifnya mereka dalam memanfaatkan setiap kesempatan menembak yang didapat.
Dikutip dari John Schuhmann, "OG Anunoby (27 dari 53, 51%) dan Landry Shamet (17 dari 31, 55%) masing-masing telah memasukkan lebih dari separuh percobaan tiga angka mereka, sementara Jalen Brunson dan Mikal Bridges secara gabungan mencatatkan 51 dari 102 (50%) untuk tembakan dua angka pull-up." Angka-angka ini menunjukkan bagaimana pemain kunci Knicks sangat efisien dalam situasi krusial.
Dikutip dari John Schuhmann, "Tentu saja angka-angka ini tidak berkelanjutan dalam sampel yang lebih besar. Namun, Anda tidak mendapatkan sampel besar dalam playoff. Knicks telah memanas di waktu yang tepat tahun ini, mereka hanya butuh satu kemenangan lagi untuk mencapai Final, dan mereka menjadi sangat nyaman dalam menyerang pertahanan Cavs dengan berbagai cara." Efisiensi tembakan panas ini menjadi tantangan besar yang harus segera diatasi oleh Cleveland.
Selain itu, strategi serangan Knicks menunjukkan adaptasi yang cerdas, di mana Donovan Mitchell kini menjadi target utama Jalen Brunson setelah James Harden tidak lagi menjadi fokus utama. Dikutip dari John Schuhmann, "Pemain yang dijaga Mitchell telah melakukan 21 ball-screens untuk Brunson selama dua pertandingan terakhir, di mana Knicks mencetak 25 poin dari 19 kesempatan (1,32 per kesempatan) dengan aksi tersebut di Gim 2 dan 3."