JAKARTAHYPE.COM - Malam ini, Minggu 17 Mei 2026, stasiun televisi Trans TV dijadwalkan menayangkan film bertema bencana alam, Greenland, yang siap menemani pemirsa mulai pukul 21.15 WIB. Film produksi tahun 2020 ini menjanjikan ketegangan saat umat manusia menghadapi ancaman dari luar angkasa.

Fokus utama cerita adalah perjuangan seorang insinyur bernama John Garrity, yang diperankan oleh Gerard Butler, dalam upaya melindungi keluarganya dari kehancuran Bumi. Ia harus berjuang keras di tengah situasi darurat global yang dipicu oleh jatuhnya sebuah komet besar.

John Garrity berdomisili di Atlanta, Amerika Serikat, bersama sang istri, Allison (Morena Baccarin), dan putra mereka, Nathan (Roger Dale Floyd). Kehidupan normal mereka berubah drastis ketika komet bernama Clarke mulai mendekati planet biru ini.

Peristiwa bermula ketika John menyaksikan lintasan komet tersebut, yang kemudian segera diikuti oleh pesan darurat yang ia terima. Pesan tersebut menginformasikan bahwa ia dan keluarganya telah dialokasikan tempat di fasilitas penampungan darurat yang telah disiapkan pemerintah.

Namun, ketika John bergegas pulang, kepanikan mulai melanda setelah ia melihat sebuah pecahan komet berhasil memasuki atmosfer Bumi. Pecahan tersebut awalnya diduga akan jatuh di dekat Bermuda, namun realitasnya berbeda.

Tragedi nyata terjadi ketika pecahan komet tersebut akhirnya menghantam Tampa, Florida, menyebabkan kehancuran total di wilayah tersebut. Peristiwa ini memicu gelombang kepanikan massal di seluruh penjuru negeri.

John kemudian menerima instruksi mendesak untuk segera menuju Pangkalan Angkatan Udara Robins guna menjalani proses evakuasi. Ancaman utama adalah komet Clarke secara keseluruhan diprediksi akan menghantam dan menghancurkan Bumi dalam rentang waktu dua hari ke depan.

Pada akhirnya, John berhasil menemukan kembali istri dan anaknya, dan mereka bertiga segera mengumpulkan barang-barang paling esensial sebelum evakuasi dimulai. Mereka sadar waktu sangat terbatas untuk persiapan.

Keputusan sulit harus mereka ambil karena mereka tidak dapat mengajak orang lain ikut serta dalam evakuasi, mengingat potensi penolakan dari pihak militer yang mengamankan lokasi penampungan. Keluarga Garrity harus menemukan cara mandiri untuk bertahan hidup dari bencana kosmik ini.