JAKARTAHYPE.COM - Kekhawatiran mendalam kini menyelimuti keluarga artis Ammar Zoni menyusul pemindahannya ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nusakambangan. Fokus utama keluarga adalah pada dampak psikologis yang mungkin dialami sang pesinetron di lingkungan baru tersebut.
Penempatan di fasilitas berkeamanan tinggi seperti Nusakambangan menimbulkan spekulasi mengenai kestabilan mental Ammar Zoni. Keluarga merasa perlu memonitor kondisi kejiwaan artis yang dikenal publik tersebut.
Adik kandung Ammar Zoni, Panji Zoni, bersama tim kuasa hukum, menjadi corong utama yang menyampaikan kondisi terkini sang bintang sinetron 7 Manusia Harimau. Mereka mengungkapkan adanya keguncangan mental yang signifikan.
Menurut keterangan yang disampaikan oleh pihak keluarga dan tim hukum, Ammar Zoni disebut mengalami trauma berat. Trauma ini diduga kuat berkaitan langsung dengan penempatan di lingkungan Lapas yang menerapkan pengamanan super ketat.
Kondisi ini terungkap setelah adanya kunjungan terakhir sebelum proses pemindahan dilakukan secara mendadak oleh pihak berwenang. Momen kunjungan tersebut menjadi kesempatan bagi Ammar untuk menyampaikan perasaannya.
Pihak keluarga menuturkan bahwa Ammar Zoni secara eksplisit menyatakan perasaannya mengenai ketidakmampuannya menghadapi situasi di sel isolasi. Sel isolasi tersebut dikenal memiliki batasan ruang yang sangat terbatas.
"Bintang sinetron 7 Manusia Harimau itu berada dalam kondisi mental yang terguncang dan mengalami trauma berat akibat penempatan di fasilitas dengan pengamanan super ketat tersebut," ungkap Panji Zoni, adik Ammar Zoni.
Keluarga menyebutkan bahwa Ammar Zoni menyampaikan beban psikologis yang ia rasakan saat itu. "Pihak keluarga menyebut Ammar Zoni merasa tidak sanggup menghadapi situasi di sel isolasi yang sangat terbatas," demikian disampaikan oleh perwakilan keluarga.
Informasi mengenai kondisi psikologis Ammar Zoni ini disampaikan setelah kunjungan terakhir sebelum pemindahan dilakukan. "Hal tersebut disampaikannya pada adiknya saat kunjungan terakhir sebelum pemindahan dilakukan secara mendadak," ujar tim kuasa hukum.